Minggu, 27 November, 2022

Jasa Marga Berhasil Cetak Laba Rp734,8 Miliar

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) berhasil mencapai kinerja positif hingga Semester I Tahun 2022 dengan mencatatkan Laba Bersih sebesar Rp734,8 miliar selaras dengan normalisasi mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana, memaparkan kinerja Tahun 2022 mengalami peningkatan yang tercermin dari pencapaian Pendapatan Usaha sebesar Rp6,7 triliun atau tumbuh 17,9% yang merupakan kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp6,1 triliun atau naik 16,1% dan kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp576,8 miliar atau naik 40,6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas Perseroan,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Monitor, Senin (26/9/2022).

Tidak hanya itu, EBITDA Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 21,3% seiring dengan peningkatan kinerja Pendapatan Tol di Semester I 2022. Begitu pun dengan realisasi EBITDA Margin mencapai 65,9% dengan beroperasinya sejumlah ruas tol baru dan upaya efisiensi yang dilakukan Perseroan.

- Advertisement -

Perseroan masih dapat mempertahankan market share jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia pada posisi 50% dengan berhasil menambah pengoperasian sepanjang 13,40 Km untuk Jalan Tol Manado-Bitung seksi Danowudu-Bitung dan penambahan konsesi jalan tol sepanjang 206,65 Km untuk Jalan Tol GedebageTasikmalaya-Cilacap di sepanjang tahun 2022.

“Dengan bertambahnya panjang jalan tol operasi dan konsesi jalan tol tersebut, hingga saat ini Perseroan mengoperasikan total 1.260 Km jalan tol di Indonesia dari total konsesi jalan tol yang dimiliki Perseroan sepanjang 1.809 Km,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2022 hingga Semester I, ia mengungkapkan Jasa Marga juga telah menyelesaikan konstruksi Jalan Tol SerpongCinere Seksi II Ruas Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 Km yang saat ini dalam proses Uji Laik Fungsi.

Saat ini Jasa Marga mengelola enam proyek jalan tol dalam tahap pembebasan lahan dan konstruksi yang ditargetkan selesai secara bertahap pada periode tahun 2022-2025, di antaranya Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan untuk Paket III Sukabungah-Sadang dan Paket II Setu-Sukabungah, Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri untuk Seksi Kediri-Kertosono, Jalan Tol Bogor Ring Road untuk Seksi Simpang Semplak-Junction Salabenda, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi untuk Seksi Probolinggo-Besuki, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol Gedebage-Cilacap untuk Seksi Gedebage-Garut Utara.

“Dengan sejumlah proyek pembangunan jalan tol yang sedang berjalan tersebut, Jasa Marga berkomitmen untuk berusaha seoptimal mungkin dalam mencapai target yang sudah ditetapkan dengan tetap mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol dengan membangun secara bertahap,” terangnya.

Perseroan juga berkomitmen untuk memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, keselamatan kerja, serta mengedepankan penggunaan produk-produk dalam negeri.

Dalam rangka mengoptimalkan portofolio bisnis perusahaan, sepanjang tahun 2022, Jasa Marga melanjutkan program asset recycling sebagai bagian dari strategi korporasi untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan kesinambungan bisnis Perseroan.

Inisiatif asset recycling yang telah dilaksanakan di tahun 2022 ini adalah pembentukan subholding PT Jasamarga Transjawa Tol juga telah terlaksana melalui Spin-Off (pemisahan) 13 ruas Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 676 Km.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan serta sebagai upaya untuk mewujudkan jalan tol yang berkelanjutan, Jasa Marga konsiten menjaga komitmennya dalam berbagai aspek, diantaranya aspek lingkungan hidup, sosial maupun pengembangan inovasi. Perseroan telah merampungkan penataan Jalan Tol Bali Mandara yang berbasis green environment dan green energy sebagai bentuk dukungan terhadap Presidensi G20 di
Indonesia.

Berbagai upaya pengembangan inovasi berbasis teknologi untuk operasional jalan tol juga terus dilakukan di antaranya dengan mengembangkan aplikasi berbasis mobile Travoy yang dirancang sebagai asisten perjalanan pengguna jalan, pengoperasian Jasa Marga Tollroad Command Center yang didukung oleh Jasamarga Integrated Digitalmap sebagai platform pengolah informasi berbasis Intelligent Transportation System (ITS) dari berbagai sumber untuk menganalisis dan memberikan rekomendasi rekayasa lalu lintas, hingga berkolaborasi dengan Korlantas Polri dalam penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group.

Jasa Marga juga terus melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis Creating Shared Value (CSV) dengan menyalurkan bantuan pembayaran sewa tenant pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) dan bantuan sarana prasarana di Rest Area Km 88 B Jalan Tol Cipularang dan Rest Area Km 207 A Jalan Tol Palikanci.

Berbagai inisiatif Perseroan dalam meningkatkan kinerja di fase pemulihan, di antaranya, dengan berkomitmen menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal jalan tol, mengendalikan beban bunga dengan melakukan berbagai upaya refinancing, mengendalikan aktivitas konstruksi jalan tol dengan memastikan pinjaman kredit
investasi yang tepat guna hingga meningkatkan implementasi teknologi terintegrasi di industri jalan tol dengan berlandaskan semangat inovasi dan transformasi guna mewujudkan visi untuk menjadi perusahaan jalan tol nasional terbesar, terpercaya, dan berkesinambungan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER