Sabtu, 1 Oktober, 2022

PAN: Indonesia Harus jadi Penghasil Baterei Kendaraan Listrik

MONITOR, Jakarta – Indonesia memiliki target menjadi negara penghasil baterai bagi kendaraan listrik (electric vehicle/EV), salah satunya melalui pembentukan Indonesia Battery Corporation (IBC). Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno berharap Indonesia tak sekadar menjadi target pasar.

Banyaknya investasi asing yang masuk, dikatakan Eddy, berujung hanya menjadikan Indonesia sebagai negara pasar alih-alih menjadi basis ekspor. Dalam pengembangan dan produksi baterai EV, IBC sendiri telah melakukan kerja sama dengan perusahaan Tiongkok PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) dan LG Energy Solution dari Korea Selatan.

“Ini kita ada kerja sama dengan LG, kerja sama dengan CBL mungkin kerja sama dengan siapa lagi di masa mendatang. Cuma masalah kita ini klasik. Indonesia selalu gagal untuk menarik investasi yang kemudian dipergunakan sebagai basis kita untuk ekspor. Jadi Indonesia ujung-ujungnya apa? Market aja?,” ujar Eddy saat memimpin rapat.

Sekretaris Jenderal DPP PAN ini berharap, kedepan industri baterai EV nasional yang sedang dibangun dapat dapat meramaikan pasar internasional melalui pasar ekspor. Eddy juga menekankan agar teknologi yang dikembangkan dalam baterai EV produksi Indonesia bisa bermanfaat secara global.

- Advertisement -

“Jadi kami berharap bahwa konsep pengembangan IBC kedepannya itu tidak hanya sebatas pada produksi baterai saja, tapi ya ujung-ujungnya harus ada peluang untuk kita meningkatkan ekspor,” imbuhnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER