Categories: PENDIDIKAN

Bukhori Ungkap Masalah Terbesar di Pondok Pesantren

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf mengungkapkan, tata kelola administrasi menjadi salah satu masalah terbesar di pondok pesantren. 

“Saya memandang problem terbesar di pesantren yang jarang disorot pemerintah adalah kurangnya kapasitas sumberdaya manusia, dalam hal ini tenaga administrasi (admin), yang bertanggung jawab menangani masalah pengelolaan data lembaga, keuangan, dan administrasi yang berkaitan dengan EMIS (Sistem Informasi Manajemen Pendidikan). Kurangnya kecakapan tenaga administrasi mengelola EMIS mengakibatkan pendataan EMIS di masing-masing lembaga pendidikan, khususnya yang non formal, tidak berjalan dengan baik,” kata Bukhori dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR dengan Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (14/9/2022). 

Sebagai informasi, EMIS (Education Management Information System/Sistem Informasi Manajemen Pendidikan) adalah sistem pengelolaan data pokok pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama. Manfaat EMIS bagi Kemenag sendiri adalah sebagai bahan penyedia data dan informasi yang dibutuhkan dalam perumusan kebijakan, penyusunan anggaran, dan pengembangan pendidikan khususnya bagi lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag. 

Sementara, di antara manfaat EMIS bagi lembaga pendidikan keagamaan semisal madrasah dan pesantren adalah untuk mendapatkan pelayanan administrasi dari Kemenag dan pemenuhan legalitas untuk mengakses bantuan dari pemerintah semisal Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).  

Untuk itu, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini meminta Kementerian Agama menyelenggarakan pelatihan yang menyasar tenaga administrasi khususnya di pondok pesantren guna meningkatkan kapasitas mereka. 

“Selain ditingkatkan kapasitas sumberdaya manusianya, untuk mendukung tata kelola administrasi lembaga ponpes secara khusus juga perlu ditunjang dengan pengadaan unit komputer melalui program satu ponpes, satu komputer. Melalui kombinasi kedua hal ini, yakni kecakapan SDM dan akses komputer bagi ponpes, saya optimis pengelolaan EMIS dapat berkembang ke arah yang lebih baik dan tentunya dapat membantu kepentingan Kemenag,” pungkasnya.

Recent Posts

UIN Jakarta Kukuhkan 13 Guru Besar Baru, Menag Dorong Kebangkitan Reputasi Keilmuan Ciputat

MONITOR, Ciputat - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan pencapaian penting dalam penguatan tradisi akademik…

2 jam yang lalu

Dua PTKIN Sukses Tembus 10 Besar Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2027

MONITOR, Jakarta – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kementerian Agama Republik…

6 jam yang lalu

SMESCO dan Google Gemini Inisiasi SIAP 2026 Perkuat UMKM Naik Kelas melalui Pemanfaatan AI

MONITOR, Jakarta – SMESCO Indonesia memulai SMESCO Incubation & Acceleration Program (SIAP) 2026 sebagai upaya…

11 jam yang lalu

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

1 hari yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

1 hari yang lalu