Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pada tahun 2021, alokasi anggaran untuk program penanganan Covid dan pemulihan ekonomi nasional naik 7,1% dari 695,2 triliun dari 2020 menjadi 744,8 triliun pada 2021.
Kenaikan ini, dijelaskan dia, agar semakin banyak program yang dapat diperluas dalam memastikan perekonomian nasional bisa bertahan dan terus tumbuh. Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat menghadiri Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI, Kamis (1/9/2022) kemarin.
“APBN 2021 bekerja sangat keras, khususnya dalam menghadapi gelombang varian delta yang memberikan dampak cukup besar bagi perekonomian kita,” ucap Sri Mulyani.
Mantan Plt Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menegaskan, pemulihan pun berjalan dengan cukup baik, Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang berhasil mencapai GDP atau produk domestik bruto melewati level prapandemi (2019) yaitu mencapai 101,6% bila dibandingkan dengan situasi prapandemi.
“Hal ini dapat dicapai melalui pengelolaan APBN yang mangkus dan sangkil serta kerja sama seluruh pihak termasuk DPR RI yang berlangsung secara efektif, fleksibel, dan juga responsif,” tuturnya.
MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…
MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…
MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…