Minggu, 2 Oktober, 2022

Kementan Kawal Bone Siapkan Benih Padi Varietas Genjah Insitu

MONITOR, Bone – Kementan terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas padi salah satu upaya melalui kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan (P3BTP) Berbasis Korporasi Petani. Beberapa waktu lalu Kementan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Bone panen padi genjah varietas Cakrabuana di kegiatan Kelompok tani sipatokkong, Kec. Tanete Riattang, Kabupaten Bone seluas 15 hektar.
Panen padi ini untuk dijadikan benih yang nantunya untuk memasok kebutuhan insitu, program IP-400 di wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Catur Setiawan, Koordinator Pengawas Benih Tanaman Ditjen Tanaman Pangan, mengatakan bahwa Benih menjadi salah satu sarana produksi yang paling menentukan keberhasilan budidaya tanaman, sekitar 30% dapat meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertanian, menuruntnya Kementan terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas padi salahsatunya melalui kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan (P3BTP) Berbasis Korporasi Petani.

“Untuk keberhasilan produksi benih kegiatan P3BTP insitu, faktor utama yang harus diperhatikan mulai dari (hulu sampai hilir) atau awal tanam hingga pasca panen yakni pemilihan varietas yang tepat sesuai spesifik lokasi, pemetaan sebaran varietas yang dominan, lokasi harus tepat, hasil panen harus diambil jadi benih bukan untuk beras, dan penggunaan mekanisasi alat mesin pertanian modern untuk mempercepat proses produksi” jelas Catur Setiawan

“Ciri keberhasilan kegiatan Perbenihan P3BTP insitu adalah, setelah mendapatkan bantuan P3BTP, diharapkan petani sudah bisa mandiri terus menerus menyediakan benih insitu di wilayahnya, dan tidak lagi berharap pada bantuan pemerintah tambah Catur

- Advertisement -

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian TPH dan Perkebunan, Andi Asman Sulaiman, merasa optimis produksi padi diwilayahnya akan terus meningkat tentunya berkat peran aktif dinas pertanian, petani dan masyarakat. Andi Asman juga mengapresiasi keberhasilan Kelompok Tani KT.Sipatokkong, Kel Ta, Kec. Tanete Riattang, Kabupaten Bone dalam memproduksi calon benih padi insitu. Ia juga berharap agar padi varietas Cakrabuana yang sedang dipanen bisa terus dikembangkan dan diterapkan di wilayahnya dan berharap petani tidak hanya dapat menanam dan panen dua kali dalam setahun, namun hingga tiga bahkan empat kali.

“Hasil panen P3BTP Varietas Cakrabuana ini cukup memuaskan, dengan hasil ubinan 9 ton per ha, dan menjadi benih sekitar 5 ton per hektar. Varietas tersebut bisa menjadi alternatif pilihan bagi petani Bone untuk menanam varietas padi umur genjah” tutur Andi asman.

Pada kesempatan lain Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi, menerangkan bahwa Penerapan program IP 400, merupakan program setahun 4 kali tanam dan panen dalam lahan yang sama. Hal ini untuk mengatasi tantangan keterbatasan lahan yang saat ini banyak alih fungsi lahan.

“Untuk mendukung program IP400, Kementan segera gerak cepat kawal kesiapan benih umur genjah salah satunya melalui P3BTP seperti Cakrabuana Agritan, Pajajaran, papar dan sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo setiap program peningkatan produksi harus mengutamakan mekanisasi tentunya perlu ada trobosan atau inovasi baru baik dari petugas maupun petani sendiri sehingga setiap program dapat tercapai sesuai tujuan” tutup Suwandi.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER