Rabu, 28 September, 2022

Imigrasi Beberkan Alasan Pencari Suaka dan Pengungsi Bermukim di Depok

MONITOR, Depok – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat (Jabar), Sudjonggo menyatakan, letak geografis kota Depok yang dekat dengan Jakarta menjadi salah satu penyebab para pencari suaka maupun pengungsi bermukim di kota Depok.

“Ini disebabkan karena letak kota Depok yang secara geografis dekat dengan Jakarta,” kata Sudjonggo saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Kota Depok, di Margo Hotel, Beji, Selasa (30/08/2022).

Adapun tema yang menjadi bahasan dalam rakor bersama Imigrasi Kelas I Non TPI Depok tersebut adalah “Sinergitas Pengawasan Terhadap Pengungsi di Wilayah Kota Depok”.

Rapat tersebut melibatkan instansi maupun lembaga yang tergabung dalam Timpora, diantaranya Pemkot Depok, Polrestro Depok dan Kodim 0508/Depok.

- Advertisement -

Sudjonggo mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi adanya pencari suaka dan pengungsi melakukan pelanggaran, seperti pelanggaran hukum, mengganggu ketertiban umum hingga gesekan dengan masyarakat lokal sekitar, dibutuhkan peran serta dan kerjasama seluruh pihak.

“Jadi, agar terciptanya suasana yang aman dan kondusif dengan keberadaan para pencari suaka dan pengungsi ini, diperlukan peran seluruh anggota Tim Pora,” ungkapnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Fahrul Novry Azman mengatakan, hingga Juli 2022 terdapat 199 pencari suaka dan pengungsi dari luar negeri yang bermukim di kota Depok.

Mayoritas pencari suaka dan pengungsi tersebut merupakan warga negara asal Afghanistan dan Yaman. Sisanya merupakan warga negara Iran, Irak, Ethiopia, Mesir, Kongo dan Pakistan.

“Ke 199 pencari suaka dan pengungsi ini tersebar di 7 kecamatan. Di Kecamatan Beji, Cilodong, Pancoran Mas, Sukmajaya, Sawangan, Bojongsari dan Cimanggis,” kata Fahrul.

Disebutkannya, ke 199 para pencari suaka dan pengungsi tersebut akan terus diawasi oleh pihak imigrasi Depok. Selain itu, mereka juga akan diawasi oleh pihak Kepolisian, TNI, dan instansi vertikal lainnya yang tergabung di Timpora Imigrasi Depok.

“Terkait keberadaan pengungsi dan pencari suaka luar negeri yang berada di wilayah Kota Depok ini, kami terus memperkuat koordinasi, kolaborasi dan sinergitas serta pertukaran informasi antara Imigrasi dengan seluruh anggota Timpora,” ungkap Fahrul.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER