Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga
MONITOR, Jakarta – Persoalan gizi buruk bagi anak atau stunting menjadi perhatian pemerintah, terutama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Untuk mencegah stunting di daerah, Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengajak kader Dharma Wanita Persatuan untuk berperan aktif.
Ya, menteri asal Denpasar Bali ini meminta organisasi kelompok Dharma Wanita aktif dalam menyuarakan, menyosialisasikan dan mempraktikkan upaya-upaya pencegahan stunting di masyarakat.
Dikatakan Bintang, stunting menjadi salah satu program prioritas pemerintah karena dampaknya yang berkepanjangan sehingga diperlukan intervensi berkelanjutan dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di Indonesia.
“Menjadi penting untuk kita sadari bahwa menyelesaikan stunting tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, apalagi hanya menitikberatkan intervensi pada sektor kesehatan semata,” ujar Bintang Puspayoga.
Ia menekankan, seluruh sektor pembangunan harus bekerja sama dalam menyelesaikan stunting serta isu-isu ketidaksetaraan gender serta isu perempuan dan anak lainnya yang saling berkaitan satu sama lain.
MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…
MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…
MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…
MONITOR, Ciputat — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperoleh kepastian hukum dalam pelaksanaan Keputusan Menteri Agama…
MONITOR, Pandeglang - Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…