Minggu, 14 Agustus, 2022

Kapolri Nonaktifkan Irjen Ferdy Sambo, IPW: Sudah Tepat

MONITOR, Jakarta – Tewasnya Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat yang ditembak oleh Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Jumat 8 Juli 2022 lalu dinilai penuh dengan kejanggalan-kejanggalan.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai peristiwa itu sangat aneh dan langka pada kesempatan pertama setelah kematian Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat terkuak di publik.

IPW sudah mendesak dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta dan menon-aktifkan sementara Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo guna menuntaskan kasus polisi tembak polisi. Walhasil Tim Gabungan sudah dibentuk pada Selasa, 12 Juli 2022.

Selanjutnya pada Senin, 18 Juli 2022 Kapolri mengumumkan penonaktifan sementara Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri.

- Advertisement -

Sugeng menilai langkah yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit selaras dengan peringatan Presiden Jokowi bahwa kasus ini harus dituntaskan dan dibuka ke publik.

“Jangan sampai ada keraguan dari masyarakat,” tandasnya, Selasa (19/7/2022).

Apalagi IPW menilai motif pendalaman yang dilakukan oleh Tim Khusus bentukan Kapolri sejak Selasa, 12 Juli 2022 dinilai sangat lamban oleh masyarakat luas. Akibatnya, opini-opini liar terus bermunculan di media sosial.

Sementara, kata Sugeng, juru bicara Polri Irjen Dedi Prasetyo selaku Kadiv Humas Polri hanya mengimbau masyarakat untuk sabar mendapat perkembangan kasus tersebut lantaran tim sedang bekerja.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER