Senin, 8 Agustus, 2022

Sandiaga dan Istri Borong Ratusan Produk UMKM dari Limbah Plastik

MONITOR, Cilegon – Istri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Nur Asia Uno, memborong produk kerajinan kriya dari limbah plastik. Hal itu terjadi setelah Sandiaga menelpon sang istri untuk memberikan informasi mengenai olahan kriya unik milik Evy Rosita (46 th).

Rekomendasi itu diberikan Sandiaga saat menghadiri workshop program KaTa (Kabupaten dan Kota) Kreatif yang digelar di kota Cilegon, Banten. Nur Asia memborong 200 buah kerajinan kriya dari limbah plastik.

“Tadi kita bantu pemasarannya dan langsung ada order dari pak Walikota Cilegon 100 dan Nur Corner 200, sehingga itu bisa membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu di kampung kreatifnya di kecamatan Grogol Cilegon,” ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, alasannya mengenalkan produk kreatif tersebut kepada sang istri, lantaran ingin melariskan UMKM milik Evy.

- Advertisement -

Terlebih, Evy sendiri sedang membutuhkan biaya pengobatan untuk penyakit kanker payudara yang diidapnya selama empat tahun.

“Tadi ibu evi mengalami kesulitan soal pemasaran dan dia meminta agar produknya bisa lebih dikenal dan itu akan kita bantu dengan kegiatan pemasaran,” terangnya.

Sandiaga menerangkan, Evy merupakan sosok yang bisa dijadikan pionir bagi pelaku UMKM lainnya di Indonesia. Sebab, limbah plastik yang diolahnya dapat mempunyai nilai jual yang tinggi.

“Kita lihat ekonomi kreatif di Cilegon bisa menginspirasi kita yaitu soal pengelolaan limbah, yaitu bagaimana limbah ini sekarang menjadi berkah,” tegasnya.

“Hal seperti ini lah yang dibutuhkan oleh kota Cilegon dan kabupaten lainnya di Indonesia agar bisa menyakapi masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Evy Rosita menambahkan, program KaTa Kreatif yang digagas Sandiaga Uno dapat membantu pelaku UMKM di kota Cilegon. Diantaranya yakni membantu dalam proses pemasaran hingga pembiayaan modal usaha.

Dengan begitu, dirinya merasa termotivasi untuk mengembangkan usahanya secara luas, meskipun saat ini harus berjuang melawan penyakit kronis tersebut.

“Ekonomi kreatif terus meningkat dan memberikan peluang yang banyak bagi pelaku UMKM di cilegon, khususnya masyarakat yang selama ini belum memahami akan pentingnya ekonomi kreatif,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER