Minggu, 14 Agustus, 2022

Dandim Depok Ungkap Alasan Liga Santri Digelar di Stadion Merpati

MONITOR, Depok – Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan membeberkan alasan mengapa Turnamen Sepak Bola Liga Santri Piala Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) diselenggarakan di Stadion Merpati, meski di kota Depok terdapat beberapa stadion maupun lapangan sepak bola.

Elvino mengatakan, Stadion Merpati merupakan stadion pertama di kota Depok. Stadion ini memiliki kapasitas penonton hingga 13.000. Sehingga warga Depok ataupun pecinta sepak bola patut bangga dengan keberadaan Stadion Merpati.

“Seperti kita ketahui merpati merupakan burung yang pada zaman dahulu sering dipergunakan untuk menyampaikan atau mengirimkan pesan berupa surat,” kata Elvino, disela penutupan Turnamen Sepak Bola Liga Santri Piala KASAD di Stadion Merpati, Kota Depok, Minggu (17/07/2022).

“Berarti filosofinya, Depok ini ingin mengirim pesan kepada PSSI pusat bahwa banyak bibit-bibit unggul muda yang hebat, berbakat dan tangguh untuk bisa menjadi atlit sepak bola, baik tingkat nasional maupun internasional,” sambungnya.

- Advertisement -

Disebutkan Elvino, burung merpati merupakan burung yang dapat terbang tinggi. Burung tersebut memiliki kemampuan handal. Untuk itu, Turnamen Sepak Bola Liga Santri Piala KASAD 2022 yang diselenggarakan di Stadion Merpati tersebut, mampu menghadirkan bibit-bibit unggul yang hebat, seperti hebatnya burung Merpati.

“Semoga melalui kompetisi sepak bola yang diikuti oleh para santri ini mampu memunculkan atlit-atlit yang handal, yang luar biasa bagusnya, seperti burung merpati yaitu kuat, handal, tangguh dan gesit.

Yang terpenting lagi adalah setia dan selalu menciptakan perdamaian sehingga bisa menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat Indonesia maupun luar negeri,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Turnamen Liga Santri Piala KASAD Kodim 0508/Depok dimulai sejak 15 Juli 2022 di Stadion Merpati, Kecamatan Pancoran Mas. Kompetisi bagi para santri tersebut digelar hingga Minggu (17/7/2022).

Ada sebanyak 8 tim dari pondok pasantren (ponpes) yang ada di kota Depok mengikuti turnamen tersebut. Antara lain Ponpes Assalamah, Ponpes Assabu Ratib, dan Ponpes Madinatul Quran.

Kemudian, Ponpes Ar-Rahmaniyah, Ponpes Raudhatul Quran, Ponpes Al Karimiyah, Bina Indonesia Gemilang dan Ponpes Quranul Raudhatul Mustofa.

“Dari delapan tim pondok pasantren ini, hanya satu tim yang mewakili Kodim Depok untuk bertanding di tingkat Provinsi, yaitu tim Pondok Pasantren Bina Indonesia Gemilang (BIG), sebagai pemenang dalam kejuaraan ini.

Bagi tim yang telah memenangi kejuaraan ini jangan cepat berpuas dulu, karena masih ada lagi tantangan yang lebih berat yang harus dilewati untuk bisa sampai di tingkat nasional atau pusat. Maka dari itu berlatihlah, berlatih dan berlatih lagi yang lebih keras. Ciptakan tim yang solid, kompak dan tidak kenal menyerah,” harapnya.

Elvino juga berharap, tim pondok pasantren BIG yang telah menjuarai Turnamen Sepak Bola Liga Santri Piala KASAD, mampu seperti Merpati, terbang tinggi dan selalu menjadi yang terbaik.

“Saya ucapkan selamat kepada pondok pasantren BIG yang telah memenangi kejuaraan ini. Semoga selalu menjadi yang terbaik,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER