Kamis, 18 Agustus, 2022

Tutup Semester I Tahun 2022, Flip Layani Lebih dari 10 Juta Pengguna dan Ratusan Perusahaan di Indonesia

MONITOR, Depok – Flip, perusahaan teknologi keuangan Indonesia yang menghadirkan platform pembayaran konsumen, mencatat telah membantu lebih dari 10 juta pengguna hingga semester I tahun 2022. Jumlah pengguna individu ini meningkat jika dibandingkan dengan semester II tahun 2021, yakni 7 juta lebih pengguna.

Di periode yang sama, Flip melayani ratusan perusahaan melalui solusi Flip for Business. Pada Februari 2022, Flip mengumumkan rebranding solusi B2B dari Big Flip menjadi Flip for Business. Perubahan identitas ini sekaligus untuk memperkuat ekosistem solusi B2B Flip guna mendukung produktivitas perusahaan-perusahaan melalui layanan transfer uang dan transfer internasional untuk kebutuhan bisnis.

Melalui solusi transfer internasional Flip Globe, Flip menambah jumlah negara tujuan transfer uang dari Indonesia ke luar negeri menjadi lebih dari 40 negara pada Maret 2022. Sebelumnya, Flip melayani transfer internasional ke 12 negara per Desember 2021. Upaya ini ditujukan untuk mendukung geliat ekonomi digital melalui solusi remitansi.

“Di tengah masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Flip berupaya memberikan dampak positif yang lebih luas melalui solusi tekfin untuk jutaan masyarakat di seluruh provinsi dan ratusan perusahaan di Indonesia. Pada semester pertama tahun 2022, kami fokus terhadap pengembangan ekosistem tekfin pada platform Flip, peningkatan kualitas layanan, dan perluasan penetrasi pengguna,” kata Ginanjar Ibnu Solikhin, salah satu Pendiri (Co-Founder) Flip.

- Advertisement -

Sebagai upaya turut andil dalam peningkatan literasi keuangan yang ditargetkan pemerintah Indonesia, Flip menyelenggarakan berbagai inisiatif secara luring dan daring terkait edukasi literasi keuangan untuk segmen-segmen yang dituju. Di enam bulan pertama tahun ini, belasan ribu partisipan mengikuti berbagai kegiatan literasi keuangan Flip yang berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari para pengguna Flip, komunitas ibu-ibu, asosiasi nelayan, hingga peserta mahasiswa internasional.

Ginanjar menambahkan, “Sebagai wujud menghadirkan solusi tekfin yang paling adil (fairest financial solutions) dan berlisensi Bank Indonesia, Flip berusaha untuk terus mendengarkan saran dan masukan dari para pengguna melalui kanal-kanal komunikasi resmi Flip, misalnya terkait produk dan fitur baru, peningkatan layanan dan operasional, dan inisiatif-inisiatif campaign. Kami berharap dengan merespon berbagai kebutuhan tersebut, masyarakat semakin merasakan dampak positif keberadaan solusi tekfin yang aksesnya semakin luas.”

Salah satu inisiatif campaign yang terinspirasi dari masukan para pengguna adalah Flip Wujudkan Hematmu dengan mengajak para pengguna Flip berkompetisi di media sosial. Solusi transfer antarbank dan top-up e-wallet tanpa biaya admin pada platform Flip telah membantu para pengguna berhemat hingga ratusan miliar rupiah pada semester I tahun 2022. Inisiatif ini masih berlangsung guna mengajak lebih banyak masyarakat menerapkan gaya hidup hemat melalui pemanfaatan solusi tekfin dengan menghindari hidden cost, termasuk biaya admin dalam transaksi keuangan. Harapannya, total biaya yang dihemat tersebut dapat dialokasikan untuk keperluan lain.

Di semester awal tahun ini, lebih dari 400 Flip Team bekerja dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk beberapa di antaranya luar negeri, mengingat Flip menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau sistem kerja yang dapat dilakukan dari mana saja. Kebijakan ini telah diimplementasikan lebih dari dua tahun sejak pandemi Covid-19 muncul. Awalnya, sistem WFA bertujuan untuk mengutamakan keselamatan Flip Team. Ternyata, kebijakan ini mendukung Flip Team untuk tetap bisa produktif dan lebih bahagia sebab tidak perlu menghabiskan waktu di perjalanan dan banyak alokasi waktu dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

“Sebagai perusahaan teknologi keuangan Indonesia yang memproses triliunan rupiah transaksi setiap bulannya, kami memiliki misi untuk memudahkan serta mempraktiskan pembayaran. Kami juga memberikan peluang bagi talenta-talenta terbaik untuk berkembang guna menciptakan solusi melalui inovasi teknologi. Kami ingin menciptakan diferensiasi dengan menjawab kebutuhan para pengguna dan menangkap peluang di pasar melalui produk tekfin kami yang membantu memecahkan tantangan transaksi keuangan di masyarakat. Kami berusaha membantu jutaan orang dan perusahaan melakukan berbagai transaksi keuangan dengan produk kami yang andal, aman, cepat, dan hemat biaya,” kata Sourabh Gupta, VP of Product & Design Flip.

Pada Juni 2022, Flip mengumumkan pendanaan Seri B Putaran Kedua yang dipimpin oleh Tencent dengan partisipasi dari Block, Inc. (sebelumnya bernama Square, Inc.) dan investor pendahulu (existing), Insight Partners. Sejumlah investor global terkemuka ikut serta dalam putaran ini, termasuk Guillaume Pousaz, Pendiri & CEO Checkout.com, melalui Zinal Growth; Gokul Rajaram, Executive di Doordash dan Board Member di CoinBase dan Pinterest; dan Michael Vaughan, mantan Chief Operating Officer (COO) Venmo. Pendanaan baru ini membawa total Seri B Flip menjadi lebih dari 100 juta dolar. Sebelumnya, Flip menerima pendanaan Seri B Putaran Pertama pada Desember 2021 yang dipimpin oleh Sequoia Capital India, Insight Partners, dan Insignia Ventures Partners.

Flip didirikan oleh alumni Universitas Indonesia; Rafi Putra Arriyan, Luqman Sungkar, dan Ginanjar Ibnu Solikhin, yang mulai membangun perusahaan sambil kuliah. Flip merupakan jawaban dari permasalahan yang dialami Rafi sebagai mahasiswa – waktu penyelesaian yang lama untuk mentransfer uang dan adanya biaya transfer setiap kali transfer antarbank.

Flip menghadirkan solusi tekfin untuk kebutuhan berbagai transaksi keuangan individu/personal dan bisnis/perusahaan. Solusi tekfin untuk kebutuhan individu pada aplikasi Flip berupa transfer antarbank dan top-up e-wallet tanpa biaya admin, transfer internasional (Flip Globe), dan pembelian produk digital (isi pulsa, paket data, token listrik, bayar tagihan listrik). Sementara itu, solusi B2B (Flip for Business) melayani perusahaan-perusahaan untuk transfer uang dalam dan luar negeri.

Flip bertujuan menjadi perusahaan teknologi keuangan yang fokus terhadap pelanggan (customer-centric) dengan membantu individu dan bisnis melakukan transaksi keuangan secara adil (fair) dari mana saja untuk siapa saja melalui platform digital.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER