PEMERINTAHAN

Jambi Apresiasi Kementan dalam Penanganan PMK

MONITOR, Jambi – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyambut baik langkah Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah membantu menyalurkan bantuan vaksin PMK dalam mengakselerasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) .

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menteri Pertanian yang telah memberikan bantuan vaksin PMK Tahap Pertama sebanyak 4.900 dosis untuk Provinsi Jambi” ungkap Abdullah Sani saat memimpin Apel Siaga PMK dan Peninjauan Kegiatan Vaksinasi Pertama Provinsi Jambi yang berlangsung di Lapangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan, pada Senin (27/06).

Abdullah menyebutkan, bantuan vaksin yang sudah diterima ini akan sangat bermanfaat dalam penanganan ternak yang terkena PMK, mempercepat pengendalian dan penanggulangan PMK di Provinsi Jambi.

“Bantuan vaksin ini menunjukkan kehadiran Pemerintah secara serius dalam pengendalian PMK di tanah air”, ucap Abdullah saat menerima bantuan vaksin dari Kementerian Pertanian.

Lebih lanjut Ia katakan, pemerintah Jambi melalui dana Belanja Tidak Tetap (BTT) telah mengalokasikan dana sebesar 1,9 milyar untuk pembelian obat-obatan, sarana prasarana, sosialisasi dan pendampingan untuk pengendalian dan penanggulangan PMK.

Abdullah pu menjelaskan, untuk pelaksanaan vaksinasi PMK dapat segera dilakukan untuk mencegah penyebarluasan penyakit. “Kita harapkan upaya pencegahan ini dapat mengurangi kerugian ekonomi yang dialami peternak apalagi dalam mempersiapkan penyediaan hewan kurban untuk hari raya Idul Adha dapat menjadi lebih baik”, imbuhnya.

Menurut Abdullah, diperlukan upaya dan kerja yang lebih keras untuk melaksanakan pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku di Provinsi Jambi. Pihaknya pun akan melibatkan tenaga kesehatan hewan di Provinsi Jambi yang terdiri dari 64 orang Dokter Hewan, 107 orang Paramedik, dan 117 orang Inseminator dalam pelaksanaan vaksinasi ini.

“Mari kita semua bersama dan bersinergi sekuat tenaga agar PMK dapat ditanggulangi secara maksimal, sehingga kasus PMK di Provinsi Jambi dan Indonesia akan menurun bahkan menghilang, sehingga negara kita bisa bebas PMK kembali”, pungkasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal Demi Lindungi Jemaah

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

12 detik yang lalu

Kementerian UMKM Hadirkan Bursa Wirausaha Unggulan, Wujudkan Target 10 Juta Wirausaha Baru

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…

24 menit yang lalu

Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisihan Hubungan Industrial

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS)…

2 jam yang lalu

KOSMAK Laporkan Dugaan Rekening Rp170 Miliar Pejabat Minerba ke Kortas Tipikor

MONITOR, Jakarta - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) melaporkan dugaan rekening bernilai lebih dari…

4 jam yang lalu

Mentan Amran Kawal Harga Telur Peternak, Model Sidrap Dinilai Layak Diterapkan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap peternak ayam petelur menyusul…

5 jam yang lalu

Menteri Maman: Revisi UU UMKM untuk Perkuat Pelindungan dan Daya Saing UMKM

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menghadiri rapat kerja…

9 jam yang lalu