PENDIDIKAN

YPPH Bantu Biaya Pendidikan Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu

MONITOR, Jakarta – Kondisi pandemi COVID-19 selama dua tahun terakhir menjadi
tantangan bagi setiap lapisan masyarakat, termasuk bagi pelajar yang terpaksa berhenti sekolah karena kesulitan ekonomi. Melihat keadaan ini, maka melalui momen hari raya Paskah, Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) ingin berbagi kasih dan kepedulian lewat acara ‘Rise and Run 5K Run for Education’.

Dalam acara ini dilakukan penggalangan dana oleh seluruh komunitas YPPH dan puncak acaranya adalah kegiatan lari sejauh 5 kilometer di kawasan Lippo Village, pada 23 April 2022.

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh keluarga besar YPPH, mulai dari Sekolah Pelita Harapan (SPH), Sekolah Dian Harapan (SDH), Sekolah Lentera Harapan (SLH), UPH College, HOPE Academy, dan Universitas Pelita Harapan (UPH), juga terbuka bagi publik yang tergerak untuk berpartisipasi dalam aksi sosial.

Kegiatan donasi yang telah dibuka sejak bulan Maret ini dapat diikuti dengan cara melakukan pembayaran biaya registrasi sebesar Rp 100.000 untuk menjadi peserta lari 5
km. Donasi dapat juga diberikan melalui dana sukarela tanpa harus mengikuti kegiatan lari
karena alasan tertentu.

Seluruh dana yang terkumpul akan diberikan kepada 26 Sekolah Lentera Harapan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung biaya pendidikan pelajar dari keluarga tidak mampu.

Stephen L. Metcalfe selaku Sport Advisor YPPH dan UPH, menyatakan bahwa latar belakang
kegiatan ini adalah sebagai refleksi untuk mengingat pengorbanan Tuhan Yesus yang turun ke dunia sebagai manusia dan mampu menghadapi setiap tantangan tanpa mencari cara mudah.

“Dalam acara ini, kami ingin memberikan tantangan lari sejauh 5 km pada semua peserta, dimana ketika mereka berani memulai tantangan ini, maka mereka juga harus bisa menyelesaikannya hingga mencapai garis finish. Meskipun akan terasa sakit, lelah, dan ingin berhenti; tapi kita harus melewati setiap langkah serta menyelesaikan apa yang sudah dimulai. Hal ini menjadi cara untuk menantang fisik yang akhirnya menjadikan pikiran kita berkembang,” jelas Coach Met.

Fickle Firland, M.Si. selaku Head of Marketing SDH-SLH dan panitia inti acara, mengatakan bahwa visi yang dijelaskan oleh Coach Met ini diselenggarakan melalui kegiatan ‘Rise and Run’ yang bertepatan dengan hari raya Paskah.

“Kegiatan ini dilakukan di kawasan Lippo Village, dengan garis start dan finish di lapangan sepak bola UPH, dan berlangsung mulai pukul 06:00 hingga 09:00 pagi. Semua kegiatan sudah kita atur sedemikian rupa, jadi bukan sekedar hiburan semata, tapi bagaimana kita menumbuhkan benih kepedulian agar dapat membawa berkat bagi orang-orang yang membutuhkan. Kami juga telah didukung oleh para mitra perusahaan yang turut berdonasi lewat kegiatan sponsorship, salah satunya adalah PT Matahari Departmen Store Tbk. Selain itu, kami juga membuka booth bazaar selama satu hari, dan seluruh pendapatan yang diperoleh melalui bazaar akan didonasikan kepada SLH,” tambah Fickle.

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

8 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

11 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

12 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

14 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

15 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

16 jam yang lalu