Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah (dok: tribun)
MONITOR, Jakarta – Insiden penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ade Armando, pada aksi 11 April 2022 lalu menuai keprihatinan dari Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah.
Ia mengutuk tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama atas Ade Armando disaat demo mahasiswa di depan Gedung DPR RI. Menurut Basarah, jika hal ini dibiarkan maka akan sangat berbahaya.
“Jika dibiarkan, ideologi ini sangat berbahaya. Penganut ideologi ini selalu menjadikan sentimen agama sebagai tameng perjuangan politik. Mereka membangun narasi perlawanan terhadap lawan-lawan politik dengan mengeksploitasi kalimat tauhid atau teriakan Allahu Akbar untuk membangkitkan solidaritas perkawanan dan perlawanan,” ujar Basarah dalam keterangannya, Sabtu (16/4/2022).
Politikus PDI Perjuangan ini lantas meminta agar pihak kepolisian menangkap dalang dibalik penganiayaan Dosen Universitas Indonesia itu.
“Untuk itu polisi harus tegas dan cermat dalam mengusut kasus ini. Siapa dalang di balik kasus yang mencemarkan demokrasi ini harus segera terbongkar. Dari situ, aparat dapat bekerja lebih mudah mencari akar masalah,” desaknya.
Lebih jauh Basarah mengajak semua elemen bangsa untuk bersama-sama menghadapi predator demokrasi yang membawa ideologi kekerasan atas nama agama.
“Jika benar kasus ini bukan kebetulan, polisi harus mengungkap jaringan kekerasan yang menjadi musuh demokrasi ini, sampai ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…
MONITOR, Jakarta - Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…
MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…
MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…