Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka,
MONITOR, Solo – Ngabuburit menjadi aktivitas yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia setiap sore hari untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Umumnya, tradisi ini dilakukan anak-anak muda, dewasa bahkan orangtua.
Sebagai orang nomor satu di kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun tak keberatan jika masyarakat melakukan ngabuburit selama bulan Ramadan. Namun dia menyarankan agar masyarakat tidak menggelar buka bersama (bukber).
“Silakan ngabuburit, tadarusan, ikut tarawih, silakan. Saya sarankan tidak bukber,” kata Gibran Rakabuming Raka, belum lama ini.
Dikatakan Gibran, kegiatan bukber masih berpotensi tinggi untuk menularkan virus apalagi ketika membuka masker, seperti saat bukber.
“Saya sarankan saat ngabuburit, setengah jam sebelum azan pulang. Sekali lagi saya tidak melarang, tapi saya sarankan buka di rumah saja bersama keluarga masing-masing. Tapi kalau nggak sempat, silakan membatalkan di jalan, waspada buka masker,” ujar putra sulung Presiden Jokowi ini.
Untuk itu, Gibran pun menyediakan tempat ngabuburit di Benteng Vastenburg. Di sana, akan berdiri stan-stan yang menjual makanan takjil hingga produk UMKM lainnya.
“Semua dikumpulkan di Benteng Vastenburg. Tapi Manahan masih ada, tenang aja,” katanya.
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi…
MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…