Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka,
MONITOR, Solo – Ngabuburit menjadi aktivitas yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia setiap sore hari untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Umumnya, tradisi ini dilakukan anak-anak muda, dewasa bahkan orangtua.
Sebagai orang nomor satu di kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun tak keberatan jika masyarakat melakukan ngabuburit selama bulan Ramadan. Namun dia menyarankan agar masyarakat tidak menggelar buka bersama (bukber).
“Silakan ngabuburit, tadarusan, ikut tarawih, silakan. Saya sarankan tidak bukber,” kata Gibran Rakabuming Raka, belum lama ini.
Dikatakan Gibran, kegiatan bukber masih berpotensi tinggi untuk menularkan virus apalagi ketika membuka masker, seperti saat bukber.
“Saya sarankan saat ngabuburit, setengah jam sebelum azan pulang. Sekali lagi saya tidak melarang, tapi saya sarankan buka di rumah saja bersama keluarga masing-masing. Tapi kalau nggak sempat, silakan membatalkan di jalan, waspada buka masker,” ujar putra sulung Presiden Jokowi ini.
Untuk itu, Gibran pun menyediakan tempat ngabuburit di Benteng Vastenburg. Di sana, akan berdiri stan-stan yang menjual makanan takjil hingga produk UMKM lainnya.
“Semua dikumpulkan di Benteng Vastenburg. Tapi Manahan masih ada, tenang aja,” katanya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan penyusunan baseline emisi gas rumah kaca…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengawal penyaluran bantuan sosial keagamaan senilai Rp473 miliar selama Ramadan…
MONITOR, Rangkasbitung – Trombosit selama ini dikenal sebagai salah satu komponen darah yang berperan dalam…
MONITOR, Jakarta - Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi perjalanan penuh makna bagi masyarakat Indonesia untuk…
MONITOR, Ciputat - Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menggenjot produksi padi gogo tahun 2026 dengan target…