Minggu, 3 Juli, 2022

Rokhmin Dahuri inisiasi Pengembangan Perikanan Budidaya dan Konservasi Mangrove Terpadu di Buleleng

MONITOR, Buleleng – Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan, Prof Rokhmin Dahuri menginisiasi penjajakan kerjasama antara antara PT Menjangan Emas, BRSDM-KKP, IPB University, Pemkab Buleleng, dan Masyarakat Lokal dalam pengembangan usaha budidaya tambak dan konservasi mangrove secara terpadu, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Program ini menggunakan teknologi mutakhir berbasis digital dan ekonomi hijau. Seperti automatic sound- based feeder, aplikasi monitor kualitas air dan biosecurity,” katanya saat memberikan Sambutan, Arahan dan Motivasi dlm Acara Soft Launching “Pengembangan Usaha Smart Mariculture, Tambak Udang Vaname, dan Konservasi Mangrove Secara Terpadu, Ramah Lingkungan, dan Berkelanjutan” di Desa Pejarakan, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (28/3/2022).

Adapun bibit dan benih terang Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) itu adalah yang akan dibudidayakan adalah yang unggul (bebas penyakit, resisten terhadap penyakit, dan cepat tumbuh) meluiputi udang vaname, rajungan, kakap putih, kerapu, dan lobster. Sedangkan untuk tenaga kerja lebih dari 80 persen masyarakat lokal.

“Keberhasilan kemitraan penta helix dalam bisnis tambak udang, marikultur, dan konservasi mangrove ini insya Allah akan dijadikan “role model” (contoh teladan) oleh Pemerintah dalam hal ini KKP serta akan direplikasi di seluruh wilayah Indonesia,” terangnya.

- Advertisement -

Turut hadir dan memberi sambutan pada agenda tersebut antara lain Yayan Hikmayani (Kepala Riset Perikanan, BRSDM, KKP); Dr. Ir. Fredinan Yulianda, MSc.; Ir. Gede Putu Aryana (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng); dan Janitra Lumantoro (Dirut. PT. Menjangan Emas).

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER