HUKUM

Dalem Banget! Ini Esensi Isra Mi’raj dimata Firli Bahuri

MONITOR – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri berharap esensi Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW menjadikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sebagai Motor Penggerak Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Hal tersebut disampaikan Firli salam sambutan memperingati Isra Mi’raj pada Senin (28/2/2022).

Berikut pernyataannya:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu.

Hari ini, Senin 28 Februari 2022, segenap umat muslim dunia khususnya di tanah air, kembali memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW. 

Bukan sekedar peristiwa yang sarat nilai-nilai ketuhanan, agama, ibadah dan spiritual semata, namun Isra’ Mi’raj ternyata menyimpan banyak hikmah serta tauladan yang baik, sebagai manifestasi kualitas kehidupan umat manusia di dunia.

Jika dipahami dengan baik, Isra’ sejatinya merupakan simbol akidah/aqidah, bentuk nyata keyakinan seorang hamba terhadap peristiwa spiritual yang menunjukkan bukti-bukti keesaan Allah SWT.

Sementara Mi’raj, seyogianya memberikan pemahaman bagi kita semua bahwasanya segala sesuatu yang kita lakukan di dunia fana ini, pada akhirnya harus dipertanggungjawaban, di hadapan Allah SWT. 

Tidak berlebihan rasanya jika kita menyimpulkan bahwasanya Isra’ Mi’raj merupakan infrastruktur sekaligus pondasi utama serta guidance bagi pembentukkan akhlak dan kemajuan peradaban umat manusia.

Pembentukan akhlak seyogianya harus sejalan dengan kemajuan peradaban, agar umat manusia tidak kehilangan sisi-sisi kemanusiaannya serta nilai-nilai kejujuran, keadilan,  kedamaian, budaya, moral, etika dalam balutan kesederhanaan sebagai hamba-Nya didunia fana ini. 

Esensi lainnya yang dapat digali dari peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW adalah nilai-nilai amar ma’ruf nahi munkar yang senantiasa diajarkan serta diperlihatkan selalu oleh Baginda Rasulullah SAW dalam keseharian beliau, semasa hidupnya di dunia.

Amar ma’ruf nahi munkar memiliki arti melakukan sesuatu kebaikan dan mencegah terjadinya kejahatan, seyogianya dapat kita lakukan semaksimal mungkin, yaitu dengan menjalankan tugas pokok fungsi peran dan kewajiban jika memiliki jabatan, dengan lisan atau perkataan, dan  minimal diniatkan serta diucapkan dalam hati.

Biasanya, orang yang menerapkan prinsip amar ma’ruf nahi munkar akan melaksanakan rencana-rencana perbaikan moral, etika dan akhlak, serta mencegah diri dan lingkungan sekitarnya dari kejahatan yang merusak, salah satunya korupsi dan perilaku koruptif.

Dalam konteks ini, banyak yang mengibaratkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai motor penggerak amar ma’ruf nahi munkar, mengingat KPK selama ini dipandang telah melakukan amar ma’ruf, yaitu melakukan tindakan tindakan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi, dan nahi munkar yang dilihat dari kerasnya tindakan kami saat menjerat koruptor serta mengirimnya ke dalam jeruji besi.

Pandangan publik ini kami anggap sebagai suplemen khusus penambah energi bagi setiap insan KPK, dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia.

Meskipun demikian, dengan segala kerendahan hati, kami menyadari bahwasanya tugas mulia memberantas korupsi yang telah berurat akar direpublik ini, tidak akan efektif, terukur, cepat, tepat dan efisien tanpa peranserta, dukungan dan keterlibatan dari segenap eksponen bangsa di NKRI.

Perlu diingat, penanganan korupsi sebagai salah satu kejahatan kemanusiaan luar biasa (extra ordinary crime) di NKRI, tidak dapat dilakoni oleh hanya satu lembaga apalagi satu orang karenanya perlu keterlibatan segenap anak bangsa dan seluruh kamar kamar kekuasaan , legislatif, ekaekutif , yudikatif dan partai politik. Pemberantasan korupsi akan lebih berhasil guna dan berdaya guna, jikalau budaya antikorupsi sudah terbentuk dan mapan terbangun dalam setiap hati sanubari segenap penyelenggara negara, anak bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Katenya kami tak henti-hentinya selalu mengajak bahwasanya perubahan mindset dan culture set budaya ANTIKORUPSI, adalah hal utama untuk membentuk peradaban ANTIKORUPSI di bumi pertiwi.

Semoga esensi dan nilai-nilai Isra’ Mi’raj, senantiasa memberikan spirit bagi segenap anak bangsa di NKRI dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, melawan laten korupsi serta perilaku koruptif di bumi pertiwi, demi terwujudnya kesejahteraan sekaligus kemakmuran bagi seluruh bangsa dan rakyat Indonesia, menjadikan NKRI negeri bebas dari kejahatan korupsi, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote. 

Recent Posts

Kepulangan Jemaah Haji Capai Lebih dari 121 Ribu, Kemenhaj Ajak Jaga Nilai Haji Sepanjang Hayat

MONITOR, Jakarta - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus berjalan lancar. Hingga Jumat…

7 jam yang lalu

Dirut LPDB Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, secara resmi membuka kegiatan Pekan Kreatif Nusantara (PKN)…

9 jam yang lalu

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di kancah internasional dengan masuk…

10 jam yang lalu

Hadapi Kemarau 2026, Kementan Genjot Percepatan Semai, Olah Lahan dan Tanam Padi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) secara masif meluncurkan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan…

14 jam yang lalu

17 Jemaah Haji Jombang Mendapatkan Bantuan dari UEA

MONITOR, Jombang — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia hingga…

19 jam yang lalu

Puan: Pemulihan Pascagempa Sulteng Harus Berorientasi pada Pemulihan Kehidupan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi besar…

20 jam yang lalu