BISNIS

Jelang Ramadhan, Daging Sapi Berkualitas Berdikari Diminati RPH dan Masyarakat

MONITOR, Jakarta – Komitmen pemerintah untuk menggairahkan potensi sapi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan daging dengan kualitas yang bagus menjelang bulan Ramadhan, kini dirasakan masyarakat. Melalui PT Berdikari United Live Stock (BULS) bekerjasama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Makassar, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh daging sapi yang sehat, dengan proses pemotongan yang higienis dan terjamin halal dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri nanti.

Penjabat Direksi Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Makassar, Syafrullah mengungkapkan pemotongan perdana telah dilaksanakan kemarin, Jumat, 18 Februari 2022. Sapi yang disuplai PT Berdikari adalah jenis Brahman Cross.

“Proses pemotongan higienis. Kami pastikan dagingnya aman, sehat, utuh, dan halal. Proses pemotongan sudah modern,” ungkap Roel, sapaan akrab Syafrullah, kemarin Sabtu, (19/2/2022).

Roel menjelaskan kualitas daging sapi PT Berdikari ini berbeda dengan daging sapi lokal Makassar. Makanan dan nutrisi sapi di Ranch Bila Sidrap sangat terjamin. Selain itu, sapi-sapi tersebut dibawah pengawasan dokter hewan dan ahli nutrisi.

“Kualitasnya beda, karena sapi-sapi dari Berdikari ini kan makanan dan nutrisinya terjamin. Tidak seperti sapi lain, yang peternaknya lepas begitu saja. Daging sapi Berdikari lebih berkualitas, tapi harganya sama,” ujarnya.

Untuk tahap awal, lanjut Roel, daging sapi Berdikari ini akan dipasok untuk hotel dan restoran. Tapi ke depan, pihaknya akan membuka gerai di sejumlah pasar tradisional.
“Kita akan buka gerai di pasar tradisional, sehingga masyarakat bisa mendapatkan daging berkualitas dari RPH ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dokter Hewan PD RPH Kota Makassar, Muh Ridwan Gaffar, menjelaskan, daging sapi yang diproduksi Berdikari sangat berkualitas, sehat, dan layak konsumsi. Iapun telah melakukan pemeriksaan mulai dari kondisi hati, limfa, paru, dan ginjal setelah proses pemotongan.

“Setelah saya periksa, hatinya tidak membengkak, kemudian mengkilat, dan sudut-sudut hatinya runcing. Dan tidak mengandung cacing,” kata Ridwan, di sela pemotongan perdana sapi Berdikari, di RPH Antang, Manggala, Jumat, 18 Februari 2022.

Selain hati, Ridwan juga mengungkapkan jika kondisi limfa sapi juga tidak membengkak, dan tidak mengandung cairan berwarna hitam di tengahnya. Begitupun kondisi paru dan ginjal menandakan sapi yang dipotong dalam kondisi sehat.

“Jadi, saya nyatakan ini sehat dan layak konsumsi,” ungkapnya.

Recent Posts

Wamen UMKM Pastikan Pengusaha Terdampak Bencana Pulih dan Naik Kelas

MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…

1 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Wantimpres Memiliki Peran Strategis dalam Memperkuat Kualitas Kebijakan Negara

MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…

1 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Ekonomi Biru Jadi Game Changer Indonesia Menuju 2045

MONITOR, Tanjungpinang - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi…

12 jam yang lalu

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

19 jam yang lalu

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

1 hari yang lalu