Minggu, 23 Januari, 2022

OTT Walikota Bekasi, LSAK: Pejabat Lain Jangan Main-main

MONITOR, Jakarta – Penelitik Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad Aron Hariri, menyatakan penangkapan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menunjukkan keseriusan KPK bekerja terutama di bidang penindakan. Sebab, Walikota Bekasi menjadi kepala daerah pertama yang ditangkap KPK awal tahun ini.

Menurut Rere, panggilan karib Aron Hariri, penangkapan tersebut harus menjadi warning bagi seluruh kepala daerah dan penyelenggara negara lainnya untuk konsisten dalam menjalankan amanat dan tidak melakukan penyelewengan.

Menurutnya korupsi yang diduga dilakukan Walikota Bekasi merupakan modus yang banyak di terjadi di hampir semua tingkat pemerintahan. “Pejabat lain jangan main-main, bukan tidak mungkin akan ada lagi daftar tambahan kepala daerah atau pejabat lain yang ditangkap KPK setelah Rahmat Effendi,” tukas Rere mengingatkan, Jumat (7/1/2022).

Meski deretan panjang pejabat yang ditangkap KPK belum menunjukkan jera bagi penyelenggara negara, namun kata Rere, hal tersebut harus terus dilakukan bahkan ditingkatkan. KPK harus tegas dan lebih keras lagi menindak pejabat manapun yang melakukan penyimpangan.

- Advertisement -

“Penangkapan ini patut diapresiasi. Pun saat ini, KPK telah bekerja on the track. Penindakan harus tetap dilakukan tanpa tebang pilih, kemudian harus memaksimalkan pengembalian aset-aset hasil korupsi secara disiplin,” terangnya.

Di sisi lain, kata dia, program pencegahan dan pendidikan anti korupsi juga menjadi harapan agar progresivitasnya makin efektif dan nyata.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER