Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Setelah resmi berintegrasi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lembaga Biologi Molekuler Eijkman kini berganti nama menjadi Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman. Bahkan kabarnya, banyak para peneliti Eijkman pamit.
Politikus PKS Mardani Ali Sera menilai meleburnya lembaga Eijkman ke BRIN menunjukkan sisi amburadulnnya manajemen pemerintah. Apalagi sejumlah pegawai yang berstatus non-PNS terancam kehilangan pekerjaan.
Anggota Komisi II DPR RI ini mengakui, memang banyak syarat berliku yang perlu dipenuhi para pegawai jika mau memindahkan karier sebagai peneliti biologi molekuler ke BRIN.
“Bagi mereka yang hanya ingin berbakti kepada negeri melalui penelitiannya, didepak dari lembaga yang sudah jadi ‘rumah’ merupakan hal yang membingungkan,” kata Mardani dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip Monitor, Selasa (4/1/2022).
Kondisi memprihatinkan itu, dikatakan Mardani, menyebabkan banyak kalangan pintar negeri ini yang justru mencari ekosistem riset yang lebih baik di luar negeri.
“Pemerintah serta BRIN perlu segera menyelesaikan carut marut reorganisasi ini,” tegas Ketua DPP PKS ini.
Ia pun berharap jangan sampai perombakan institusi negara ini justru menghambat tujuan untuk membangun ekosistem riset yang mendukung pengembangan perekonomian yang berbasis pengetahuan.
MONITOR, Jakarta - Komisi II DPR RI mengapresiasi kinerja positif Bank Banten yang menunjukkan tren…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen penuh Pemerintah Indonesia dalam melindungi konsumen…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan dan…
MONITOR, Jakarta - Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demonstrasi pada…
MONITOR, Jakarta - Petugas haji merupakan ujung tombak utama dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan memprediksi ekspor perikanan ke Taiwan dan Korea Selatan…