Menteri Keuangan Sri Mulyani
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Pemerintah akan terus berkomitmen melakukan pengendalian konsumsi rokok, terutama menurunkan prevalensi merokok di kalangan anak dan remaja.
Dikatakan Sri Mulyani, tidak hanya untuk kesehatan tapi juga untuk mendukung upaya peningkatan kualitas SDM masyarakat Indonesia.
Ia pun mengulangi pesan Presiden Jokowi, bahwa pemerintah akan fokus pada ekonomi sekaligus melindungi masyarakat dari konsumsi barang-barang yang berbahaya seperti rokok.
Meskipun demikian, kata dia, pemerintah tidak dengan melupakan sisi kepentingan petani rokok atau kesempatan kerja dari industri rokok yang memang masih sangat padat karya.
“Ada kebijakan kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) 2022 sebesar rata-rata 12%. Kontribusi CHT ini ke depan akan digunakan untuk pemberian bantuan kepada para buruh tani tembakau atau buruh pabrik rokok. Contohnya pelatihan ketrampilan kerja atau bantuan modal usaha,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…
Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…
MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…