Jumat, 21 Januari, 2022

Pemprov DKI Bakal Beri Sanksi Direksi Transjakarta yang Terbukti Nonton Striptis Saat Kerja

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mengambil sikap tegas terhadap para Direksi PT Transjakarta jika terbukti menonton tarian striptis saat menggelar rapat bersama operator bus.

“Jelas kami akan beri sanksi ya kalau semuanya terbukti. Semua harus dibenahi karena mencoreng nama perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, si Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (7/12/2021).

Menurut politisi Gerindra ini, sangat tidak bijaksana disaat menggelar rapat dan itu dilakukan saat jam kerja menonton sesuatu yang memang tak layak ditonton seperti tarian striptis yang dimaksud.

Atas peristiwa tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan ada sanksi bagi Direksi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) yang ikut serta menonton hiburan belly dance ketika masih jam kerja.

- Advertisement -

“Pasti nanti ada evaluasi dan sanksi ya,” kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/12).

Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, pihaknya akan mendalami kabar jika bawahannya yang menyaksikan tari perut saat makan di sebuah rumah makan.

“Nanti dicek kembali informasi itu ya,” papar dia.

Politikus asal Partai Gerindra ini pun mengingatkan kepada jajaran Pemprov DKI untuk bijak dalam menggunakan gawai. Jangan sampai rekaman telepon menjadi ancaman dikemudian hari.

“Tentu harapan saya gunakan gadget handphone untuk kepentingan baik dan positif,” ujarnya.

Seperti diketahui, Rapat komisi B DPRD DKI Jakarta dengan PT Transjakarta, Senin (6/12) sempat gaduh. Kegaduhan muncul ketika ada anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Adi Kurnia menyebut kalau jajaran direksi Transjakarta pernah melalukan rapat dengan operator bus disebuah kafe sambil menonton tarian striptis.

“Saya cuma shock therapy aja ke mereka. Jadi buat apa pintar kalo mereka enggak punya akhlak,” kata Adi usai Rapat Komisi B DPRD DKI, kepada wartawan, Senin (6/12).

Adi mempersoalkan profesionalitas para direksi PT Transjakarta. Dia mengatakan bahwa para direksi itu menyaksikan penari striptis di sebuah kafe saat bertemu dengan pihak operator bus Transjakarta.

Adi mengaku punya bukti berupa video. Namun, ia tidak mau merinci soal waktu dan lokasi serta nama direksi PT Transjakarta yang menikmati penari perut (belly dance) itu.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER