Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
MONITOR, Jakarta – Desakan pencopotan Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan dinilai tidak tepat. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, atau Cak Imin.
Menurut Cak Imin, perbedaan pandangan antara lembaga negara yakni Menteri Keuangan dan Pimpinan MPR RI sebaiknya diselesaikan melalui jalur musyawarah.
“Pencopotan Sri Mulyani ini saya rasa langkah yang tidak tepat. Jika terjadi perbedaan pendapat, sebaiknya pimpinan MPR dan Menkeu berkomunikasi,” kata cak Imin kepada awak media, Jumat (3/12/2021).
Menurut dia, opsi pencopotan justru kontra produktif. Ketua Umum PKB ini menilai usulan tersebut akan sia-sia dan tidak direspon oleh Presiden.
“Jangan cara-cara seperti itu nggak produktif, lakukan rapat dengan pemerintah cari solusi. Kalau dengan cara minta diberhentikan, malah biasanya bakal dipertahankan oleh pak Jokowi. Justru malah sia-sia,” tutur Cak Imin.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai Menkeu tidak menghargai lembaga negara karena sering absen dalam undangan rapat bersama pimpinan MPR RI. Sementara pimpinan MPR lainnya, Fadel Muhammad, meminta agar Sri Mulyani dicopot dari jabatannya.
MONITOR, Padang - Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya menyebabkan…
Yogyakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Pemagangan Nasional merupakan program prioritas Presiden…
MONITOR, Semarang - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong kolaborasi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengumumkan hasil pembahasan Panitia Kerja…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka akses yang lebih luas…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…