PEMERINTAHAN

Puan: Kebijakan Pemerintah Tutup Akses WNA Sudah Tepat

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menilai kebijakan pemerintah menutup sementara pintu bagi WNA, yang mempunyai riwayat perjalanan dari negara Afrika maupun Hong Kong, serta menambah durasi karantina guna mencegah masuknya varian Covid-19 Omicron sudah tepat.

Dikatakan Puan, aturan karantina tersebut memang seharusnya tidak boleh hanya baik di atas kertas, tetapi harus sampai ke pelaksanaannya.

“Pengawasan ekstra sangat diperlukan. Kita tidak ingin kondisi Indonesia kembali memburuk akibat kurangnya mitigasi,” ujar Puan Maharani, dalam keterangannya.

Legislator PDI Perjuangan ini menambahkan, pemantauan risiko varian baru ini harus dilakukan, sebab vaksinasi diketahui bisa menjadi salah satu jawaban dalam menghadapi varian baru itu.

“Oleh karenanya, percepatan program vaksinasi di Indonesia mutlak dilakukan,” tandas cucu Bapak Proklamator Soekarno ini.

Recent Posts

Siaga Arus Balik Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang…

5 jam yang lalu

Arus Balik, Rest Area Alternatif RO 2 Palikanci Siap Berikan Pelayanan 24 Jam

MONITOR, Cirebon – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) pada periode…

7 jam yang lalu

Maxim Klaim Berhasil Rambah 400 Kota di Indonesia

MONITOR, Jakarta - Maxim Indonesia mengumumkan telah melampaui kehadiran di 400 kota di Indonesia, menegaskan…

7 jam yang lalu

Kolaborasi Jaga Kelancaran Arus Idulfitri, JTT Apresiasi Pengguna Jalan

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) membagikan bingkisan apresiasi kepada sejumlah pengguna jalan…

10 jam yang lalu

Dokter Spesialis Ungkap Makna Sel Darah Putih: Dari Sistem Imun hingga Nilai Kehidupan

MONITOR, Lebak – Sel darah putih atau leukosit tidak hanya berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh, tetapi…

11 jam yang lalu

Perang Iran vs Israel-Amerika Serikat dan Ilusi Persatuan Sunni-Syiah

Adriansyah (Ketua Ikatan Keluarga Alumni FISIP UIN Jakarta) Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat…

14 jam yang lalu