Selasa, 7 Desember, 2021

Panen dan tanam jagung di Lampung, DPR apresiasi kinerja Kementan

MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin dan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi melakukan panen raya jagung seluas 100 hektar di desa Karang Rejo Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan(Lamsel), Kamis (18/11/2021).

Panen jagung yang dilakukan merupakan hasil kerja sama Kementerian Pertanian (Kementan) dengan kelompok tani jagung di desa Karang Rejo, untuk meningkatkan produksi jagung dilahan masam.

“Dulu produksi jagung disini (karang rejo) hanya sekitar 3 Ton per hektar, sekarang sudah bisa 7 Ton per Hektar, in kan prestasi yang luar biasa,” ucap Sudin.

Selain mengapresiasi hasil kinerja, Sudin juga meminta Kementan untuk dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan hasil penerapan teknologinya agar dapat meningkatkan pendapatan petani.

- Advertisement -

Saat ini jagung dibutuhkan untuk pakan ternak, oleh karena itu inovasi pengembangan riset jagung untuk meningkatkan produksi harus ditingkatkan. Bertanam jagung sudah terbukti cukup menjanjikan.
Sebagai dukungan Kementan akan memberikan alat pengetesan tanah dan pupuk yang dibutuhkan sehingga petani dapat mengetahui unsur-unsur yang dibutuhkan dalam pertanaman jagung.

“Saya berharap dengan semua dukungan ini Lampung Selatan menjadi lumbung jagung seperti Lampung Timur dan Lampung Tengah,” tutur Sudin.

Apresiasi juga disampaikan oleh bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Thamrin atas keberhasilan yang dilakukan oleh Kementan.

“kami sangat berterimakasih komitmen pemerintah (Kementan) dan dukungan DPR RI dalam meningkatkan produksi jagung di Lampung Selatan,” ucap Thamrin.

Thamrin menjelaskan sebagai daerah pertanian potensi jagung di Lamsel cukup besar. Dengan luas lahan seluas 8.752 Hektar, dengan hasil produksi 48.548 Ton. diharapkan komuditas jagung dapat memenuhi kebutuhan pasar di Lampung Selatan dan juga turut berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan jagung di Provinsi Lampung.

Ditempat yang sama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menegaskan sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan produksi pangan khususnya Jagung.

“Kabupaten Lampung Selatan merupakan kabupaten penyuplai bahan pokok terutama beras dan jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi wilayah Lampung bahkan di luar daerah. Jadi kami terus mendorong berbagai bantuan atau kemudahan untuk petani,” katanya.

Dari seluruh areal pertanian di Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan memberikan kontribusi luas tanam jagung untuk periode April – Juni 2020 seluas 50.620 ha Sementara untuk luas tanam padi pada periode yang sama yakni seluas 16.087 ha.

Suwandi menegaskan jagung salah satu komoditas yang ditargetkan agar dapat dipenuhi sendiri untuk pakan ternak dan konsumsi dan agar petani jagung semakin sejahtera.

Adapun rata- rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton per hektar. Kementan menargetkan produktivitas tersebut naik menjadi 8 hingga 9 ton per hektar dan kini Kementan memiliki banyak varietas yang potensinya 11 ton perhektar.

“Untuk petani Lampung supaya bisa lebih semangat berproduksi, Kementerian Pertanian dan DPR RI komisi 4 akan terus meningkatkan produksi pangan nasional dan kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia,” terang Suwandi.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER