MEGAPOLITAN

Wali Kota: Pembangunan Jembatan Grand Depok City Capai 50 Persen

MONITOR, Depok – Progres pembangunan jembatan di area Grand Depok City (GDC), Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong sudah mencapai 50 persen dari target yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

“Alhamdulillah progres pembangunan sekitar 50 persen sudah selesai menurut laporan Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok,” kata Idris, dikutip Jumat (12/11/2021).

Idris mengaku optimistis pembangunan Jembatan GDC dapat dirampungkan sesuai target. Untuk pengerjaan 160 tiang pancang di empat sisi jembatan, ujar Idris, telah selesai dikerjakan.

“Pengerjaan tiang sudah rampung. Ada 40 tiang pancang di setiap sisi, seluruhnya ada empat sisi. Total ada 160 tiang pancang yang sudah ditanam,” kata Idris.

“Jadi ibu-ibu, bapak-bapak warga Kota Depok mohon bersabar. Kami upayakan agar selesai tepat waktu, apalagi jembatan ini sebagai salah satu akses menuju GOR Kota Depok yang sekarang telah rampung dibangun oleh Pemkot Depok. Maka kami akan optimalkan pembangunannya sehingga rampung pada 24 Desember mendatang,” jelas Idris.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok Citra Indah Yulianty membenarkan bahwa pembangunan jembatan GDC sudah 50 persen. Menurutnya, pembangunan jembatan kini memasuki tahapan pengerjaan pondasi jembatan atau abutmen sisi selatan. Sebelumnya telah dilakukan pengerjaan pile cap atau pelat penutup tiang.

“Untuk voided slab juga sudah proses pembuatan di tempat pencetakannya atau precast,” ujar Citra.

Dikatakannya, pengerjaan abutmen dan pabrikasi voided slab mulai dilaksanakan dalam minggu ini. Menurutnya, membutuhkan waktu penyelesaian selama dua hingga tiga pekan.

Citra menjelaskan abutmen merupakan substruktur yang berada di ujung bentang jembatan untuk menopang superstrukturnya. Sedangkan voided slab, girder atau gelagar jembatan yang berbentuk persegi panjang dengan rongga di dalamnya.

“Semoga pekerjaan abutmen ini bisa selesai tepat waktu. Dengan begitu bisa dilakukan pengerjaan selanjutnya agar target penyelesaian jembatan ini tepat waktu, yakni 24 Desember 2021,” tuntasnya.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

6 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

7 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

10 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

10 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

10 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

10 jam yang lalu