Selasa, 30 November, 2021

Waduh, Hastag #PecatYaqut Masih Terus Trending di Twitter

MONITOR, Jakarta – Hastag bertuliskan #PecatYaqut terus menggelora di lini media sosial terutama Twitter pasca Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, melontakan pernyataan Kemenag hadiah bagi NU.

Berbagai kritik menghujani orang nomor wahid di Kementerian Agama tersebut, bahkan desakan agar Presiden Jokowi memecat Yaqut dari kursi Menag terus mengalir.

Terbukti, sudah dua hari ini hastag #PecatYaqut menggema dan menduduki tiga posisi teratas. Warganet menyayangkan sikap Menag yang dinilai hanya mendahulukan kepentingan satu golongan.

Sebagaimana diketahui, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, sebelumnya menyebut Kementerian Agama merupakan ‘hadiah negara’ untuk Nahdlatul Ulama atau NU. Gus Yaqut menegaskan itu dalam acara Webinar Internasional yang digelar RMI-PBNU dan diunggah di akun YouTube TVNU pada Rabu lalu.

- Advertisement -

Pernyataan kontroversial itu berawal adanya perdebatan kecil di kementerian ketika mendiskusikan soal Kementerian Agama. Gus Yaqut memiliki keinginan untuk mengubah logo atau tagline Kementerian Agama ‘Ikhlas Beramal’. Sebab Gus Yaqut menilai, tidak ada yang ditulis melainkan dalam hati “Ikhlas kok ditulis, ya ini menunjukkan nggak ikhlas,” kata Gus Yaqut.

Perdebatan kemudian berlanjut menyoal sejarah asal usul Kementerian Agama. Gus Yaqut menyebut tentang ustaz yang ketika itu tidak setuju jika Kementerian Agama harus menaungi semua agama.

“Ada yang tidak setuju, ‘Kementerian ini harus Kementerian Agama Islam’ karena Kementerian agama itu adalah hadiah negara untuk umat Islam. Saya bantah, bukan, ‘Kementerian Agama itu hadiah negara untuk NU’, ‘bukan untuk umat Islam secara umum, tapi spesifik untuk NU’. Nah, jadi wajar kalau sekarang NU itu memanfaatkan banyak peluang yang ada di Kementerian Agama karena hadiahnya untuk NU,” tutur Gus Yaqut.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER