MEGAPOLITAN

Gawat! Satu Pelajar SMPN di Depok Terpapar Covid-19

MONITOR, Depok – Salah seorang siswa SMPN 10 Depok dilaporkan positif terkonfirmasi virus Corona atau Covid-19. Hal itu diketahui setelah Pemerintah Kota Depok melakukan tes secara acak kepada para pelajar dan guru, Selasa (19/10/2021).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wijayanto mengatakan, terkait penemuan tersebut, pihaknya telah menginstruksikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMPN 10 dihentikan sementara, dengan batas waktu maksimal seminggu.

Dalam kurun waktu tersebut, kegiatan belajar mengajar dialihkan menjadi Belajar Dari Rumah (BDR) atau dalam jaringan (Daring) sampai dengan tanggal 25 Oktober 2021.

“Kemarin ini juga dilakukan tes antigen atau swab PCR bagi siswa satu kelas dan juga guru yang berinteraksi dengan siswa tersebut di kelas dan semua guru, berjumlah sekitar 92 orang. Alhamdulilah, semua hasilnya negatif,” katanya, dikutip dari laman resmi Pemkot Depok, Rabu (20/10).

“Semua ini berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antara Disdik, Satgas Covid-19 , SMPN 10, pihak Kecamatan dan juga Puskesmas Sawangan,” sambungnya menjelaskan.

Selain itu, kata Wijayanto, dilakukan sterilasi lingkungan sekolah dan kelas dengan desinfektan. Termasuk melakukan kordinasi dengan Satgas Covid-19 dan juga Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) untuk memberikan pendampingan terkait penanganan yang diberikan bagi siswa bersangkutan yang saat ini menjalankan isolasi mandiri.

Wijayanto, menambahkan penangan kasus Covid-19 disekolah harus berhati-hati. Sebab hal ini penting untuk memastikan tentang penyebab, dampak dan ketepatan solusi yang akan dilakukan.

Selain itu dengan semakin banyaknya mobilitas warga dan juga mulai maraknya kegiatan masyarakat maka pihak sekolah dan masyarakat harus tetap optimal untuk melaksanakan protokol kesehatan yang baik agar hal serupa bisa diantisipasi sejak dini dan tidak terulang lagi.

“Tapi saya sudah sampaikan kepada temen-temen untuk tetap tenang dan tidak panik,” tandasnya.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

12 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

12 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

12 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu