Jumat, 3 Desember, 2021

Digelar Tahun Depan di Jakarta, Kontroversi Balapan Formula E Selesai?

MONITOR, Jakarta – Kontroversi penyelenggaraan balapan Formula E di Jakarta tampaknya sudah usai. Ini setelah pihak FIA World Motor Sport Council mengesahkan kalender balapan mobil listrik itu digelar di Jakarta.

Mengklik website www.fiaformulae.com, laman yang muncul pertama kali adalah 2022 Jakarta E-PRIX. Terdapat pula bendera merah putih di atas tulisan. Sebagai latar menampilkan gedung-gedung pencakar langit di kawasan Jalan Sudirman.

Di laman yang sama tertulis pula, Jakarta akan menjadi tuan rumah Formula E pada 4 Juni 2022 mendatang.

“Jakarta untuk pertama kalinya bergabung dalam sejarah gelaran Formula E…,” demikian keterangan dalam website.

- Advertisement -

Keputusan ini ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021 yang sekaligus meratifikasi kalendar balapan musim ke-8 tahun 2021/2022.

Dalam video yang dishare khusus untuk penggemar olah raga otomotif di Indonesia, Alberto Longo, Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi Indonesia. Longo juga menekankan pentingnya Jakarta E-Prix bagi Indonesia dan ABB Formula E.

Longo juga mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinilai, berhasil mewujudkan program Jakarta Langit Biru untuk tujuan udara yang bersih lewat gelaran Formula E.

“Gubernur Anies mengirimkan pesan bahwa menggeser kendaraan pribadi dengan transportasi umum dan mempromosikan penggunaan mobil listrik merupakan satu dari beberapa langkah yang akan ditempuh. Ini adalah upaya lintas generasi, dan Formula E akan membantu untuk merangkul partisipasi generasi muda dan para milenial,” kata Longo, Sabtu (16/10/2021).

Longo menganggap Formula E di Jakarta atau Jakarta E-Prix merupakan kegiatan yang penting. Ia pun mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional, dan beralih pada energi ramah lingkungan, sebuah filosofi yang senada dengan pandangan FEO.

“Apalagi dalam merealisasikan filosofi tersebut dan untuk mengambil manfaat dari trend mobil listrik dunia, Presiden Joko Widodo berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil listrik dan baterai mobil,” tutur Longo.

Sebagai informasi, beberapa bulan lalu, pengelola Formula E di New York, Amerika Serikat (AS), merilis kalender sementara penyelenggaraan Formula E pada tahun 2022 tanpa ada nama Jakarta sebagai tuan rumah.

Saat itu, FIA merilis 16 balapan Formula E di 12 kota dalam laman fiaformulae.com. Meski tak ada nama Jakarta dalam daftar penyelenggara, tapi, satu jadwal dengan keterangan TBD atau to be determined pada 4 Juni 2022.

Sampai akhirnya, Anies memerintahkan Jakpro melakukan negoisasi ulang kepada Formula E Operation (FEO) agar Jakarta tetap bisa menjadi penyelenggara Formula E.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER