Rabu, 27 Oktober, 2021

Tagih Janji Ketum KONI DKI, DPRD: Mundur Jika Gagal Juara Umum

MONITOR, Jakarta – DPRD DKI Jakarta mengingatkan Ketua Umum (Ketum) dan Pengurus KONI Jakarta untuk bisa merealisasikan janjinya membawa DKI Jakarta sebagai juara umum di PON XX Papua. Apabila gagal, mereka wajib mundur.

“Sebagai tanggung jawab moral kepada warga Jakarta, kalau mereka gagal meraih juara umum sebaiknya mereka mundur dari jabatan mereka,” ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria dalam keteranagan tertulisnya kepada MONITOR, Jumat (8/10/2021).

Soal Ketum KONI Jakarta wajib mundur, ketika gagal mempersembahkan juara umum, kata Iman, itu sesuai janji yang diungkapkan Djamhuron P Wibowo sebagai Ketum KONI DKI dihadapan Komisi E.

“Di hadapan kami (Komisi E), Ketum KONI DKI berjanji akan langsung mengundurkan diri apabila DKI tidak juara umum. Dan kami minta janji itu harus dilaksanakan,” tegas Iman.

- Advertisement -

Dikatakan Iman, dana hibah yang ‘dibawa’ KONI DKI untuk PON XX Papua nilainya kurang lebih mecapai Rp 410 miliar, diluar pembelian pemenuhan alat-alat yang nilainya kurang lebih mencapai Rp 65 miliar.

“Jadi untuk mencapai target juara umum di PON XX Papua, KONI DKI diberi dana ratusan miliar. Oleh karena itu, wajar dengan dana sebesar itu kami menagih janji juara umum yang mereka, janjikan,” jelasnya.

Diketahui, hingga Jumat (8/10), kontingen Jawa Barat terus menambah perbendaharaan medali PON XX Papua 2021. Jabar sudah membukukan 195 medali. Dengan rincian, 65 emas, 63 perak, dan 67 perunggu. Jabar unggul 26 medali dari pesaing terdekatnya DKI Jakarta.

Kontingen DKI Jakarta berada diurutan ke dua, mengumpulkan 169 medali. Dengan rincian, 59 emas, 49 perak dan 61 perunggu. Posisi ketiga ditempati Papua. Tuan rumah sudah mengumpulkan 152 medali 59 emas, 48 perak, dan 45 perunggu.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER