PENDIDIKAN

FST UIN Bandung Gelar Webinar Moderasi Beragama untuk Mahasiswa

MONITOR, Jakarta – Upaya penyamaan persepsi tentang moderasi beragama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar webinar Moderasi Beragama bertajuk “Menjadi Ummatan Wasathan di Era Globalisasi” untuk mahasiswa secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu, (25/09/2021).

Prof. Dr. Afif Muhammad, MA., Guru Besar Fakultas Ushuluddin, yang juga Dewan Pakar Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung tampil menjadi narasumber yang dipandu oleh Ayuni Adawiyah, M. Si., Dosen Jurusan Biologi.

Dekan FST, Dr. Hj. Hasniah Aliah, M.Si. menyampaikan moderasi agama adalah bagaimana agama disikapi, dipahami kepada esensi dan substansi agama itu sendiri. Pemikiran ini penting, khususnya di Indonesia yang memiliki beragam budaya dan agama. Oleh karena itu, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) memandang perlu adanya penyamaan persepsi mengenai moderasi beragama dengan mengadakan webinar Moderasi Beragama yang mengangkat tema menjadi ummatan wasathan di era globalisasi untuk mahasiswa FST.

“Sebelumnya telah dilakukan seminar mengenai moderasi beragama untuk tendik dan dosen dengan tugas khusus. Setelah itu, akan ada webinar moderasi beragama untuk dosen di lingkungan FST,” jelas Dr. Hasniah.

Acara yang diikuti lebih dari 600 peserta ini dihadiri oleh Direktur Eksekutif Rumah Moderasi Beragama, Prof. Dr. Uus Ruswandi, M. Pd. dan Wakil Rektor III Prof. Dr. Ah. Fathonih, M.Ag.

Prof. Uus sangat menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan ini. “FST selalu menjadi yang terdepan dalam menyelenggarakan seminar mengenai moderasi beragama. Kegiatan ini tentu kami sambut baik karena sejalan dengan program kami di Rumah Moderasi Beragama”, ujar Prof. Uus.

Prof. Dr. Afif Muhammad, MA. menyampaikan bahwa moderasi merupakan kunci untuk bisa hidup berdampingan dengan masyarakat yang berbeda suku, agama, dan budaya ini. “Moderasi beragama mengedepankan untuk bersikap adil, sesuai dengan tempatnya, dan tidak melebih-lebihkan, serta tidak perlu mencampuri urusan agama lain,” tegas Prof Afif.

Dengan terselenggaranya webinar ini, diharapkan tercapainya kesepahaman diantara civitas akademik FST mengenai moderasi beragama. “Mahasiswa sebagai agen perubahan, diharapkan dapat menerapkan pemikiran moderasi beragama dalam kesehariannya, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai moderasi beragama,” pungkas Prof Afif.

Recent Posts

Buka Diklat PPIH 2026, Menhaj Gus Irfan: Fokus Bahasa Arab dan Disiplin

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara…

2 jam yang lalu

Wamenag Minta ASN Kemenag Hadir di Tengah Keberagamaan Umat

MONITOR, Garut - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara…

5 jam yang lalu

Berkat SMKHP, Ekspor Udang Rp63,4 Miliar Lolos Masuk ke Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin keberterimaan ekspor ikan Indonesia di pasar…

7 jam yang lalu

LPTQ Kaltim Gelar Sertifikasi 125 Dewan Hakim MTQ di Balikpapan

MONITOR, Jakarta - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sertifikasi Dewan Hakim…

9 jam yang lalu

Tito dan Dasco Rakor di Aceh, 12 Wilayah Belum Pulih Pascabencana

MONITOR, Jakarta - DPR RI kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR dengan…

14 jam yang lalu

Menag Dukung STABN Raden Wijaya Jadi Institut, Tekankan Kematangan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung rencana transfornasi  Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri…

17 jam yang lalu