Wakil Gubernur DKI Jakarta, A Riza Patria
MONITOR, Jakarta – Kasus vaksin kosong yang terjadi di Pluit, Jakarta Utara, berakhir dengan jalur damai. Pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mencabut laporan di kepolisian terhadap perawat berinisial EO.
Kini, status tersangka sang tenaga kesehatan pun sudah dianulir polisi. Mengamati perkembangan kasus tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan agar para tenaga kesehatan lainnya belajar dari kasus tersebut.
Riza meminta agar tidak ada pihak yang melanggar ketentuan dengan memberikan vaksin kosong kepada masyarakat.
“Kami minta jangan ada yang melanggar ketentuan dengan memberikan vaksin kosong. Untuk seluruh masyarakat jangan ragu melaporkan,” ujar Riza Patria dalam keterangannya, Kamis (12/8/2021).
Kendati demikian, orang nomor dua di Jakarta ini mengapresiasi atas kinerja para tenaga kesehatan serta pihak-pihak yang sudah menyelenggarakan vaksinasi.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada banyak pihak yang ikut membantu penyelenggaraan vaksin,” pungkasnya.
Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…
MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…
MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…
MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…