Kamis, 29 Juli, 2021

Satpol PP Gowa Pukul Ibu Hamil, PPP: Ini Tidak Boleh Terulang!

MONITOR, Jakarta – Tindakan arogan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa dalam penertiban sebuah kafe di masa PPKM menuai protes dari Ketua DPP PPP bidang isu strategis, Patrika S.A Paturusi.

Politikus yang akrab disapa Anggie ini menilai perilaku arogan oknum Satpol PP tersebut tidak bisa dibenarkan kendati memiliki tujuan yang baik. Ia menyesalkan tindakan aparat yang dinilai bertindak terlalu jauh dengan melakukan pemukulan terhadap wanita.

“Cara-cara seperti ini tidak boleh terulang, dan saya sangat menyesalkan pemukulan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP terhadap wanita” ujar Anggie dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis, 15 Juli 2021.

Ia pun meminta aparat berlaku lebih manusiawi dalam menyikapi dinamika masyarakat untuk menaati aturan pemerintah. “Seharusnya aparat yang bertugas bisa lebih manusiawi, tidak semestinya menghilangkan tata krama dan kesopanan dalam menegakan aturan,” ucap Anggie.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Anggie meminta aparat lebih sabar dan santun dalam menegur masyarakat yang melakukan pelanggaran. “Ketegasan itu penting, namun yang tidak kalah penting adalah ketegasan melalui keteladanan, pengayoman, dan kesantunan,” tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan seorang perempuan diduga hamil dipukul oleh oknum Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Gowa. Pemukulan ini dilakukan saat penertiban warung PPKM. Warung makan itu diketahuhi milik Rosmayanti dan Ivan. Informasi yang beredar di media sosial, saat itu petugas melakukan penertiban PPKM.

Akan tetapi, warung milik Rosmayanti dan Ivan ini sudah tutup sejak pukul 19.00 WIB. Meski sudah tutup, keduanya sedang melakukan live Facebook untuk mempromosikan dagangan. Aktivitas ini dilakukan di cafe yang juga rumah tinggal mereka.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER