Categories: PARLEMEN

Pimpinan DPR: Vaksin Berbayar Boleh Ada, Asalkan..

MONITOR, Jakarta – Wacana kebijakan vaksin berbayar sempat menuai penolakan, lantaran Indonesia saat ini menerima jutaan dosis vaksin bantuan dari negara sahabat.

Mengenai wacana ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada masalah apabila pemerintah ingin menggelar vaksin berbayar dengan tujuan mempercepat program vaksinasi.

“Jika dilihat dari sisi mempercepat vaksinasi, saya pikir untuk vaksin berbayar boleh ada silahkan. karena masyarakat masih ada yang mau, vaksin ini vaksin itu,” terang Dasco kepada awak media, Kamis (15/7/2021).

Namun dengan catatan, kata Dasco, kebijakan itu tidak menganggu program vaksinasi massal secara gratis yang selama ini sudah berjalan.

“Tetapi program vaksin yang gratis dilakukan oleh pemerintah tetap terus harus berjalan,” imbuh Ketua Harian DPP Gerindra ini.

Recent Posts

Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional

MONITOR, Bogor – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyambut baik terbentuknya Perhimpunan Pengembang Kewirausahaan…

4 jam yang lalu

Kemenag Bakal Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan untuk Menyambut HUT RI Ke-81

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan sebagai salah satu rangkaian HUT…

4 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…

8 jam yang lalu

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…

8 jam yang lalu

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…

11 jam yang lalu

Gus Hery Puncaki Polling Caketum PBNU Versi NU Online, Jadi Kuda Hitam Muktamar ke-35?

MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…

11 jam yang lalu