Categories: HEADLINEKEUANGAN

Sri Mulyani Bangga Kemenkeu Raih Opini WTP ke-10

MONITOR, Jakarta – Pencapaian maksimal terus diraih oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dimana, pada Rabu, 7 Juli 2021 kemarin, Kemenkeu menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan (LK) Kementerian Keuangan (BA 015) dan LK Bendahara Umum Negara (BUN) tahun 2020.⁣

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Predikat WTP atas LK Kementerian Keuangan tahun 2020 menjadi yang ke-10 secara berturut-turut sejak 2011. Sedangkan predikat WTP untuk LK BUN merupakan yang ke-5 secara berturut-turut sejak 2016.

Menurutnya, pencapaian ini menjadi suatu kebanggaan bagi Kemenkeu dimana LK tahun 2020 disusun dalam kondisi tantangan pandemi yang luar biasa.⁣

“Predikat WTP ini menunjukkan bahwa Kementerian Keuangan berkomitmen terus untuk menjaga profesionalisme, akuntabilitas, integritas, dan tata kelola keuangan negara yang baik,” ujar Sri Mulyani dalam keterangannya pagi ini, Kamis (8/7/2021).

Ia menjelaskan Opini WTP menggambarkan pengakuan atas kepatuhan pengelola keuangan negara terhadap peraturan perundang-undangan, serta mencerminkan memadainya sistem pengendalian internal dan kecukupan pengungkapan serta kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).⁣

“Namun Predikat WTP bukanlah tujuan akhir. Pemerintah akan terus berupaya menjaga, dan bahkan menyempurnakan kualitas pelaporan keuangan dengan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK,” tegasnya.

Lebih jauh, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengapresiasi BPK yang meski dalam situasi sangat menantang karena pandemi, namun pemeriksaan dilakukan dengan diskusi serta komunikasi yang konstruktif serta sikap profesional antara Pemerintah dan BPK sehingga menghasilkan temuan dan rekomendasi yang baik.

“Pemerintah pun akan sangat serius melaksanakan rekomendasi tersebut,” tuturnya.

Recent Posts

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

16 menit yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

2 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

4 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

20 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

21 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

1 hari yang lalu