Kamis, 29 Juli, 2021

Legislator PKS Minta Kemendikbudristek Perpanjang Masa PJJ

MONITOR, Jakarta – Ditengah kebijakan PPKM Darurat yang diterapkan di seluruh wilayah Jawa Bali, pembukaan sekolah tatap muka yang rencananya akan dimulai bulan Juli, harus ditinjau ulang. Legislator dari Fraksi PKS Ledia Hanifa Amaliah menyatakan Kemdikbudristek serta pemerintah daerah harus mengambil keputusan tentang metode pembelajaran pada pembukaan pendidikan tahun ajaran baru.

Ledia Hanifah menyatakan, pemerintah tampaknya harus memperpanjang metode Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) demi keselamatan anak-anak dan tenaga pendidik.

“Tahun ajaran baru sudah akan dimulai pada pertengahan Juli 2021. Artinya masih dalam suasana PPKM di Jawa dan Bali, maka harus ada kebijakan yang jelas dan pasti bagi sekolah agar mereka bisa fokus mempersiapkan diri. Menimbang situasi yang ada, maka keputusan memperpanjang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah bagi anak sekolah semestinya segera diambil, demi kemaslahatan kita bersama,” ujar Ledia Hanifah, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/7/2021).

Apalagi munculnya varian Covid-19 Delta yang dinilai lebih ganas ini, telah menelan korban dari kalangan anak-anak. Berdasarkan data Satgas Covid-19, jumlah anak yang terpapar virus Corona sudah mencapai lebih dari 260 ribu.

- Advertisement -

“Berdasarkan informasi yang diterima dari Satgas Penanganan Covid, ada lebih dari 260 ribu anak terpapar, sehingga kita harus sangat sigap membuat keputusan yang akan kita ambil terkait pembukaan tahun ajaran baru,” terangnya.

Untuk itu, ia sangat berharap Kemendikbudristek dan pemerintah daerah lebih cepat bertindak supaya sekolah, pendidik, tenaga kependidikan termasuk juga orangtua bisa segera fokus merencanakan program sekaligus metode pembelajaran mulai seperti sarana dan prasarana kegiatan ajar mengajar dan rencana pencapaian kurikulum.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER