Sabtu, 24 Juli, 2021

Kualitas Akademik Jadi Dasar Kelulusan PMB PPs UIN Banten

MONITOR, Serang – Penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana UIN SMH Banten gelombang baru saja usai. Sebanyak 177 calon mahasiswa baru telah mengikuti serangkaian tes seleksi mulai dari Tes Potensi Akademik hingga Tes Wawancara.

Jumlah calon mahasiswa program magister yang mengikuti seleksi sebanyak 137 orang yang terdiri dari tujuh program studi yakni prodi Pendidikan Agama Islam (S2 PAI), Prodi Manajemen Pendidikan Islam (S2 MPI), Prodi Ekonomi Syariah (S2 ES), Prodi Pendidikan Bahasa Arab (S2 PBA), Prodi Hukum Keluagra Islam (S2 HKI), Prodi Studi Islam Intersdisipliner (S2 SII), dan Prodi Tadris Bahasa Inggris (S2 TBI).

Sementara untuk calon mahasiswa program Doktor yang mengikuti seleksi sebanyak 40 orang yang terdiri dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (S3 MPI), Prodi Pendidikan Agam Islam (S3 PAI), dan Prodi Hukum Keluarga Islam (S3 HKI).

Pada tahun ini, Program Studi Tadris Bahasa Inggris dan Program Doktor Hukum Keluarga Islam pertama kali menerima mahasiswa baru. Diluar dugaan, peminat dari kedua prodi ini tergolong cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa prodi lainnya.

- Advertisement -

Para mahasiswa baru mengikuti seleksi uijisn masuk meliputi Tes Potensi Akdemik (TPA) pada tanggal 22 Juni 2021 dan tes Wawancara pada tanggal 23-24 Juni 2021 untuk program Magister dan 24 Juni 2021 untuk Program Doktor. Pelaksanaan Tes Potensi Akademik dilakukan secara online yang pengerjaannya dilakukan dari rumah masing-masing calon mahasiswa dengan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).

Menurut Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. H.B Syafuri, M.Hum, bahwa pelaksanaan tes secara online tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam mematuhi protokol kesehatan, karena dengan tes online tidak menimbulkan kerumunan. Prof. Syafuri menambahkan bahwa selain ujian TPA, pelaksanaan tes wawancara juga dilakukan secara daring dengan menggunakan Zoom.

“Sebagai salah satu bentuk keseriusan dalam seleksi PMB, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten melakukan tes wawancara, terutama dalam poposal disertasi yang merupakan unsur penting untuk mengetahui keseriusan calon mahasiswa dalam membangun budaya akademik,” katanya.

Dihapan para Guru Besar, para calon mahasiswa, khususnya mereka yang mengambil Prodi S3 harus menunjukkan kompetensi bidang keilmuannya yaitu di bidang Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, dan Hukum Keluarga Islam.

Meskipun tes yang dilakukan bersifat daring, namun hal tersebut tidak mengurangi “kesakralan” dari sebuah tes seleksi penerimaan calon mahasiswa baru. Menurut Dr. Ade Fakih Kurniawan, selaku Kaprodi S3 PAI yang sekaligus penanggung jawab PMB menjelaskan bahwa para penguji dan segenap panitia senantiasa mengedepankan profesionalistas. “Profesionalitas menjadi kunci dalam menyaring mahasiswa baru yang berkualitas di Pascasarjana UIN SMH Banten, tegas Ade Fakih.

Proses seleksi yang ketat dengan standar penilain yang telah ditetapkan menjadi tolok ukur dalam menentukan hasil seleksi yang berkualitas karena Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten memiliki komtemen untuk selalu mengedepankan kualitas daripada kuantitas.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER