Senin, 2 Agustus, 2021

Dibawah Kepemimpinan Firli, KPK Tetap Bisa Menjaga Independensi

MONITOR, Jakarta – Polemik Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK sebagai implementasi Revisi UU KPK Tahun 2019 (UU Nomor 19 tahun 2019) yang berujung tidaklolosnya 51 Pegawai terus bergulir sedemikian rupa seiring dengan berbagai aksi penolakan berbagai kelompok, sementara disisi lain ketua KPK Irjen Firli Bahuri tetap tenang dan fokus dalam kinerja pemberantasan korupsi.

Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S), Jerry Massie mengatakan manjadi harapan publik semua pihak agar KPK tetap menjaga independensi biar hukum berdiri tegak. “Bagi saya pemberantasan korupsi tetap keep going walking atau jalan terus lantaran banyak kasus korupsi yang belum tuntas,” katanya saat dihubungi MONITOR, Kamis (1/7/2021).

Jerry berharap polemik mengenai 51 pegawai KPK yang tidak lolos segera diakhiri sehingga upaya mewujudkan pemerintahan bersih melalui agenda pencegahan dan pemberantasan korupsi jalan terus dibawah kepemimpinan Firli Bahuri. Jerry mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang menurutnya telah menyatakan ketegasannya terkait polemik tersebut.

“Bagi saya mereka tetap diakomodir lantaran rekam jejaknya baik dan berprestasi. Pakai pendekatan bukan rumus politis tapi humanis sesuai dengan saran presiden,” ungkapnya.

- Advertisement -

Sebelumnya, Masyarakat diminta untuk menghentikan polemic TWK pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kalau ada yang merasa dirugikan, disarankan menempuh jalur hukum daripada membangun opini.

“Sudah waktunya polemik dan manuver politik pihak yang tidak lulus TWK ini dihentikan karena tidak produktif dan tersedia mekanisme hukum PTUN untuk memperjuangkan aspirasi mereka,” ujar Ketua Setara Institute Hendardi, Jumat (11/6/2021).

Hendardi menilai semestinya lembaga-lembaga seperti Komnas HAM dan lainnya tidak mudah terjebak untuk terseret dalam kasus yang kendati cepat populer, tapi bukan merupakan bagian mandatnya dan membuang-buang waktu.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER