Senin, 2 Agustus, 2021

Jasa Marga Pertahankan Kinerja Positif dan Stabilitas EBITDA di Kuartal I/2021

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Perseroan) tetap berhasil menjaga kinerja positif pada kuartal I Tahun 2021 di tengah meningkatnya kasus Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2021, akibat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Pemerintah sejak 11 Januari 2021. Hal ini tercermin dalam pencapaian Perseroan dimana Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp1,93 triliun, tumbuh sebesar 1,74% atau sekitar Rp33 miliar dibandingkan dengan kuartal I tahun lalu.

Dalam laporannya, Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Reza Febriano, menyatakan Jasa Marga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp2,76 triliun atau meningkat 0,80% dari kuartal I tahun 2020. Angka tersebut berasal dari kontribusi pendapatan tol sebesar Rp2,54 triliun atau naik 0,36% dari kuartal I tahun 2020 seiring dengan pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru dan pendapatan usaha lain sebesar Rp215,60 miliar, tumbuh sebesar 6,23% dari kuartal I tahun 2020.

Di samping itu, di tengah mulai beroperasinya jalan tol baru dan kebutuhan pendanaan untuk penyelesaian sejumlah konstruksi proyek jalan tol, Jasa Marga mampu menjaga laba bersih pada kuartal I tahun 2021 sebesar Rp161,84 miliar. Total Aset Perseroan tumbuh sebesar 1,51% dari kuartal I tahun 2020 yaitu sebesar Rp105,66 triliun.

Di akhir Januari 2021, Perseroan mengoperasikan Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi 3A (Ruas Simpang Yasmin-Simpang Semplak) sepanjang 2,85 Km sehingga melengkapi Seksi 1 s.d Seksi 2B yang telah beroperasi sebelumnya dari Sentul Selatan hingga Simpang Yasmin. Jalan Tol BORR memiliki total panjang 13,3 dengan seksi akhir yaitu seksi 3B Simpang Semplak-Junction Salabenda sepanjang 2 Km, yang ditargetkan akan dibangun pada awal tahun 2023.

- Advertisement -

“Dalam rangka HUT ke-43 pada 1 Maret 2021 yang mengusung tema HUT “Semangat Transformasi dan Inovasi Untuk Indonesia Maju”, Perseroan berhasil membuktikan upaya-upaya peningkatan pelayanan di tengah pandemi yang merupakan tantangan sekaligus menjadi peluang bagi Perseroan,” ujar Reza dalam siaran persnya, Senin (28/6/2021).

Untuk mendukung transformasi, Reza mengungkapkan berbagai terobosan solutif dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi pada semua level dan lini bisnis yang dibangun dan dikembangkan oleh Roadster Jasa Marga, sebutan untuk para karyawan Jasa Marga Group, secara resmi diluncurkan pada hari jadi Jasa Marga tersebut. Dua inovasi di bidang operasional, Perseroan meluncurkan aplikasi Travoy 3.0 dan Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) sebagai wujud nyata komitmen Jasa Marga dalam melakukan continuous improvement dan inovasi di bidang teknologi.

“Pengguna jalan dapat mengunduh aplikasi Travoy 3.0 yang berfungsi sebagai asisten digital untuk membuat perjalanan di jalan tol lebih aman dan nyaman dengan fitur daftar tarif tol, panic shake, hingga derek online yang masih terus dikembangkan ke depannya,” jelasnya.

Sedangkan untuk JMTC yang merupakan pengembangan dari Traffic Information Center menjadi Command Center berfungsi sebagai pusat pengendali lalu lintas yang berbasis pada Intelligent Transportation System. Melalui JMTC, Perseroan berkoordinasi dengan para stakeholder (Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian PUPR) untuk pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas serta penegakan hukum berbasis IT di jalan tol.

Tidak hanya untuk stakeholder eksternal, Perseroan juga meluncurkan inovasi di bidang Human Capital, untuk terus dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja Roadster Jasa Marga yaitu Internet Of Things Laboratory sebagai pusat riset dan pengembangan inovasi untuk mendukung bisnis perusahaan di masa depan dan peluncuran modul learning terbaru yaitu Gamification, metode pembelajaran yang dikemas dalam bentuk game digital berupa snake ladder.

Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang layanan transaksi, layanan konstruksi, layanan lalu lintas hingga layanan tempat istirahat (rest area) juga secara konsisten terus diperbaiki dan ditingkatkan oleh Perseroan. Secara periodik Perseroan melakukan pekerjaan pemeliharaan periodik dan rekonstruksi hingga perbaikan dan perkuatan jembatan di sejumlah jalan tol Jasa Marga Group, melaksanakan rekayasa lalu lintas baik untuk mendukung operasional libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 maupun mendukung pengamanan pekerjaan proyek, melakukan relokasi Gerbang Tol Pondok Gede Timur 2 hingga mengoperasikan gerbang tol sementara akses keluar tol Cileunyi.

Di layanan rest area, Perseroan meresmikan 12 masjid di rest area yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan masjid merupakan elemen penting bagi pelayanan di rest area, karena merupakan fasilitas untuk beribadah bagi pengguna jalan yang singgah dan beristirahat di rest area. Selain itu, Perseroan juga mendukung percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dengan penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah rest area.

Hingga akhir Kuartal I Tahun 2021, terdapat total 4 SPKLU yang terdapat di rest area yang dikelola oleh PT Jasamarga Related Business, yakni di Rest Area KM 207 A Jalan Tol Palikanci, Rest Area KM 379 A Jalan Tol Batang-Semarang, serta Rest Area KM 519 A dan KM 519 B Jalan Tol Solo-Ngawi.

Perseroan juga berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan saat terjadi sejumlah bencana yang melanda Indonesia di awal tahun 2021. Perseroan menerjunkan tim relawan serta menyalurkan bantuan pada korban bencana banjir Gunung Mas, Bekasi dan Karawang pada Januari dan Februari 2021 serta mengevakuasi dan membantu distribusi bantuan sosial kepada korban gempa bumi di Mamuju pada Februari 2021. Jasa Marga sebagai Koordinator Bencana Wilayah Jawa Barat juga mendukung penuh Program Donor Plasma BUMN untuk Indonesia yang diselenggarakan pada Februari 2021.

Sepanjang Kuartal I Tahun 2021, Jasa Marga berhasil menyabet sejumlah prestasi di antaranya penghargaan Contact Center Service Excellence Award 2021 dalam kategori pelayanan publik pusat panggilan (call center) untuk One-Call Center 14080 dengan predikat excellent, Standar Internasional Bintang Tiga Untuk Road Assesment Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cipularang bekerja sama dengan International Road Assessment Programme (iRAP), Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung serta penghargaan Silver untuk kategori Communication: Media Relations Management dalam ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.

Jasa Marga terus melakukan inovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan modern yang memegang kepemilikan jalan tol terbesar di Indonesia. Berbagai inovasi dalam bidang teknologi dan operasional jalan tol terus dikembangkan oleh Perseroan guna mewujudkan visi untuk menjadi perusahaan jalan tol nasional terbesar, terpercaya, dan berkesinambungan.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER