Presiden RI Joko Widodo
MONITOR, Jakarta – Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2020 mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI. Presiden Joko Widodo pun mengucapkan apresiasi kepada BPK yang telah melakukan pemeriksaan di masa pandemi ini.
“Terima kasih kepada BPK yang di tengah berbagai keterbatasan aktivitas dan mobilitas di masa pandemi, telah melaksanakan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2020 dengan tepat waktu,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jumat (25/6/2021).
“Alhamdulillah opininya adalah wajar tanpa pengecualian,” imbuhnya.
Lebih jauh, Jokowi menyatakan pemerintah akan sangat memperhatikan rekomendasi-rekomendasi BPK dalam mengelola pembiayaan APBN.
Adapun defisit anggaran dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dilaksanakan secara responsif mendukung kebijakan counter cyclical, dan akselerasi pemulihan sosial ekonomi dikelola secara hati-hati, kredibel, dan terukur.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia mempertegas komitmennya dalam membawa pendidikan Islam ke panggung…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri nasional melalui peningkatan layanan jasa…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memacu proses pemvisaan jemaah haji…
MONITOR, Jakarta - Kinerja industri pengolahan nasional pada awal tahun 2026 tetap menunjukkan ketahanan dan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian menyatakan kebijakan pembatasan impor unggas dan telur oleh Otoritas Pangan…