Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (dok: Satria Sabda Alam/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengamati lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi terutama di ibukota. Politikus Gerindra ini menyatakan masyarakat perlu berpartisipasi aktif untuk mencegahnya, termasuk mendukung adanya vaksinasi.
Terkait vaksin Nusantara milik tim dokter Terawan, Dasco mengaku pihaknya mendukung bahwa meminta agar uji klinis fase III dilanjutkan. Ia mewanti-wanti jangan sampai tahapan penelitian vaksin serupa ini dilakukan oleh negara lain.
“Saya pikir dalam lonjakan COVID yang tinggi ini mari kita sama-sama ikut berpartisipasi mengantisipasi, salah satunya ya saya pikir nggak ada masalah mau vaksin apa,” ujar Dasco kepada awal media di kompleks Senayan, Jakarta.
Lebih jauh, Ketua Harian DPP Gerindra ini berharap agar tahapan uji klinis vaksin Nusantara segera dilanjutkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.
“Yang penting dia sudah bisa teruji fase I, fase II, ya dilanjutkan saja (fase III) saya pikir. Saya juga dengar di beberapa negara lain sedang melakukan penelitian soal vaksin dengan teknologi yang sama dengan vaksin Nusantara, jangan sampai kita berinisiasi duluan tapi kemudian negara lain yang berhasil menerapkan setelahnya,” ucapnya.
“Ini kita pikirkan keselamatan rakyat banyak, rakyat Indonesia, karena itu saya pikir ya sepanjang itu (uji klinis fase III) sudah bisa dilakukan ya dilakukan aja,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi…
MONITOR, Jakarta - Masih dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,…
MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan menyoroti polemik pelibatan Bintara Pembina…
MONITOR, Bogor — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan integritas dan meritokrasi…
MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…