POLITIK

Azyumardi Azra Sebut Soal TWK Menyimpang dari Nilai Pancasila

MONITOR, Jakarta – Kejanggalan materi soal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK disorot Perwakilan Guru Besar Antikorupsi, Azyumardi Azra. Ia menyatakan sejak pertama kali mengamati sejumlah butir soal, justru ia merasa materi TWK jauh dari nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.

“Sejak dari pertama kali saya kira sama sekali jauh dari nilai-nilai pancasila. TWK secara substantif juga menyimpang dari nilai pancasila,” ujar Azyumardi Azra, dalam tayangan Mata Najwa belum lama ini.

Guru Besar UIN Jakarta ini menyatakan publik tidak dapat dibohongi dengan kejanggalan tes TWK. Bahkan ia menduga tes tersebut sengaja dibuat untuk menyingkirkan kalangan tertentu dari lembaga anti rasuah tersebut.

“Saya bilang ke BKN, soal yang diajukan TWK KPK dengan TWK CPNS itu beda, karena orang bisa melihat TWK di KPK itu maksudnya untuk menyingkirkan orang-orang tertentu,” kata Azyumardi Azra.

“Publik tidak bisa dikibulin dan tidak bisa dibohongi,” tambahnya lagi.

Lebih jauh, Azyumardi menegaskan tindakan pimpinan KPK sejauh ini sudah mengingkari instruksi presiden Joko Widodo selaku kepala negara. Dimana, sebelumnya Jokowi menginstruksikan agar pimpinan mengkaji kembali hasil seleksi tes TWK dan memberikan kesempatan kepada pegawai yang tidak lolos tes.

“Apa yang dilakukan oleh KPK, Kemenpan RB, BKN, dan ketiganya itu anak buah Jokowi. Pembangkangan seperti ini tidak baik buat ketatanegaraan,” tandasnya.

Recent Posts

Kembali ke Sekolah Masa Kecil, Wamenhaj Dahnil Bantu Korban Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, kembali hadir di…

3 jam yang lalu

Madrasah Diniyah Takmiliyah Terintegrasi di Sekolah

SuwendiDosen UIN Jakarta, Sekretaris PP ISNU, dan Penulis Buku “Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia”…

9 jam yang lalu

Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru,…

10 jam yang lalu

Prof. Rokhmin: Swasembada Pangan Harus Mencakup Protein Hewani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa swasembada pangan…

12 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Masyarakat Sikapi Dinamika Sosial Secara Arif dan Dewasa

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh masyarakat dan umat beragama untuk menyikapi…

13 jam yang lalu

Jelang Imlek 2026, 40 Perusahaan Ikan Indonesia Siap Ekspor ke Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of…

15 jam yang lalu