Identitas Mayat Mr X yang Terapung di Kali Ciliwung Depok Terungkap

Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan terapung di pinggir Kali Ciliwung, Sukmajaya, Depok. (dok. istimewa)

MONITOR, Depok – Identitas mayat pria yang ditemukan terapung di pinggir Kali Ciliwung, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok pada Selasa (01/06/ 2021), akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Bahrudin (63), warga Pancoran Mas, Depok. Diduga ia terpeleset saat hendak buang air besar (BAB).

“Ia (sudah diketahui), mayat yang tenggelam ditemukan Selasa kemarin bernama Bahrudin. Seorang buruh harian,” kata Kepala Humas Polres Metro Depok Kompol Supriyadi, kepada wartawan, dikutip Kamis (03/06).

Disebutkannya, menurut keluarga, korban terakhir terlihat saat hendak buang air besar. Kemungkinan korban terpeleset dan tercebur di Kali Ciliwung sehingga ditemukan mengapung di wilayah Sukmajaya.

Untuk itu Supriyadi mengatakan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka pun menolak untuk mengotopsi jenazah korban.

“Keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jasadnya dibawa pulang dan sudah dimakamkan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan terapung di pinggir Kali Ciliwung, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (01/06). Jasad tersebut telah dievakuasi oleh pihak kepolisian dari Polres Metro Depok, dibantu sejumlah relawan.

Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Depok, Dayat mengatakan, mayat tersebut pertama ditemukan oleh anggotanya, saat melakukan arung jeram di Kali Ciliwung.

“Anggota saya yang temukan, saat kegiatan arung jeram. (Ditemukannya) Sekitar jam 12.00-an,” katanya, saat dikonfirmasi MONITOR.

Menurutnya, saat ditemukan, mayat yang diperkirakan berusia 65 tahun tersebut mengenakan celana berwarna hitam dan koas berkerah bercorak warna-warni.

“Saat ditemukan, tidak ada identitas yang didapat. Informasi dari warga sekitar, juga tidak ada yang mengenali. Langsung dilaporkan ke pihak kepolisian, dan sudah ditangani oleh petugas gabungan,” pungkasnya.