IHSG Dibuka Hijau, Menguat 1,19 Persen ke Level 6.000

Ilustrasi Saham (Foto: Dok Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Mengawali perdagangan, Rabu (2/6) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau atau dibuka naik 70,589 poin (1,19 persen) ke 6.018,052.

IHSG melanjutkan penguatan setelah libur Hari Lahir Pancasila seiring dengan rilis data ekonomi berupa inflasi dan manufaktur. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG menguat 1,69 persen menjadi 5.947,46 pada akhir Senin (31/5/2021). Penguatan itu disebut mendapat dorongan dari optimisme pembagian dividen dari beberapa emiten.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan dalam risetnya menjelaskan, pergerakan IHSG ditutup menguat cukup signifikan didorong penguatan bursa saham secara global. Pergerakan didorong oleh optimisme dari pembagian dividen oleh beberapa emiten di pekan ini.

“Pergerakan IHSG hari ini terlihat ada potensi uptrend jangka pendek didukung indikator MACD yang mulai mengindikasikan trend akumulasi dan stochastic yang melebar setelah membentuk golden cross. Investor juga akan mencermati rilis data inflasi dan data manufaktur,” ujarnya.

Sementara itu pilihan saham menurut Dennies, pertama adalah Media Nusantara Citra (MNCN). Dia memperkirakan, saham MNCN berpotensi mengalami koreksi namun masih tertahan di sekitar level support. Ia rekomendasi saham MNCN untuk masuk jika di harga Rp 935 – Rp 960 per saham. Dimana target harga MNCN di Rp 1.000 – Rp 1.025. Stop loss saat harga jatuh di Rp 920 per saham.

Rekomendasi saham kedua adalah PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Menurut Dennies, saham SCMA berpotensi Menguat dan breakout resistance dengan volume tinggi. Dia memperkirakan saham SCMA berpotensi kembali melanjutkan penguatan dengan target harga Rp 1.820 – Rp 1.870.