KBRI Washington DC Gelar Syukuran Wisuda Tahun 2021

Foto: Istimewa

MONITOR, Washington D.C – KBRI Washington DC berkolaborasi dengan Permias (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat) Nasional menggelar syukuran wisuda secara virtual bagi mahasiswa Indonesia yang lulus studi dari perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Popy Rufaidah selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Washington DC, menyampaikan antusiasnya dapat hadir pada perhelatan wisuda secara virtual. “Syukuran Wisuda Virtual 2021 merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan se-Amerika Serikat dan dapat menghadirkan 265 lulusan dari tingkat S1, S2 dan S3 dari berbagai bidang ilmu,” ucapnya yang disampaikan secara daring pada Sabtu (29/5).

Dalam sambutannya, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Washington D.C., Iwan Freddy Hari Susanto mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan studi mereka baik S1, S2 maupun S3 dari berbagai perguruan tinggi di Amerika Serikat. “Saya sangat bangga atas prestasi yang telah diraih. Tentu ini akan menjadi modal yang sangat baik sebagai putra putri terbaik bangsa dalam meniti karir dan juga dalam rangka membantu membangun negeri,” katanya saat membuka acara (29/5).

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Andin Hadiyanto yang juga menyampaikan ucapan selamat dan kebanggaannya atas kelulusan para mahasiswa. “Atas nama LPDP saya mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan semua mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Ini merupakan bukti komitmen dan dedikasi serta kerja keras atas keputusan yang telah diambil beberapa tahun lalu. Kami turut bangga,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Fulbright The American-Indonesian Exchange Foundation (AMINEF), Alan H. Feinstein, juga hadir dalam acara wisuda virtual ini. Alan menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan mengatakan bahwa para wisudawan bukan hanya menjadi siswa, akademisi tapi juga telah menjadi perwakilan Indonesia di Amerika Serikat dan akan menjadi perwakilan Amerika Serikat di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, tiga perwakilan lulusan membagikan pengalaman mereka selama studi di Amerika Serikat. Kesempatan pertama diberikan kepada Alisa Nurmansyah. Ia mengaku bahwa kesempatan untuk belajar di Amerika Serikat merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Alisa adalah lulusan dari jurusan Urban Design & Architecture Studies di New York University. Ia bercerita bahwa dirinya sempat mengalami masa transisi yang berat karena harus beradaptasi dengan perbedaan budaya serta mengasah kemampuan berbicara dan rasa percaya dirinya.

Hal ini juga dialami oleh Kelly Goenadibrata, lulusan dari jurusan Business Administration, University of California Berkeley. Kelly merasakan perjuangannya selama menempuh pendidikan cukup berat namun juga bahagia karena ekosistem perkuliahan membuatnya mudah untuk terhubung dengan praktik bisnis di lapangan.

Sementara itu, Harun Ardiansyah, lulusan dari program magister bidang Nuclear Engineering and Radiological, University of Michigan, berpesan pada para mahasiswa yang masih menempuh studi agar bisa tetap terhubung dengan teman-teman karena akan berguna bagi karir di masa depan.

Pada kesempatan terpisah, Himawan Susanto, lulusan dari program doktor, University of Kentucky di bidang Public Policy, mengatakan kesempatan studi di Amerika Serikat dengan beasiswa LPDP meningkatkan kemampuan riset dan publikasi yang bermanfaat dalam penguatan kebijakan publik bagi pemerintah.

Berikutnya, Alvinsyah Pramono, Ketua Permias Nasional, yang juga lulusan dari program master bidang Clinical and Translational Science dari Rutgers, The State University of New Jersey, mengungkapkan kebanggaannya kepada para wisudawan atas daya tahan mereka dalam belajar di tengah pandemi. Para mahasiswa dapat menunjukkan bahwa mereka mampu mempertahankan performa akademik mereka dengan baik.

Pada bagian penutup, Jimmy Ghani, Ketua Umum ALUMNAS. “Para wisudawan harus bisa menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang sedang dihadapi oleh dunia seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, perubahan iklim, malnutrisi, pengangguran dan Covid-19 yang juga dialami Indonesia,” pesannya.

Acara ini turut dihadiri oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di San Fransisco, Los Angeles, Houston, Chicago dan New York; wisudawan; dan para orang tua. Setidaknya ada 265 wisudawan yang berhasil lulus dari angkatan tahun 2021 ini dan berasal dari beberapa wilayah di Amerika Serikat, yaitu 17 wisudawan yang berasal dari wilayah DMV (DC, Maryland dan Virginia), 79 wisudawan dari wilayah KJRI New York, 58 wisudawan dari wilayah KJRI Chicago, 22 wisudawan dari wilayah KJRI Houston, serta dari wilayah KJRI Fan Fransisco dan Los Angeles masing-masing 54 dan 51 wisudawan.