Catat! Empat Perbedaan PPDB SMA di Depok dengan Tahun Sebelumnya

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi. (dok. IG M. Dedi Supandhi)

MONITOR, Depok – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) Dedi Supandi mengatakan, ada beberapa perbedaan PPDB 2021 jenjang SMA dan SMK Jabar dengan tahun sebelumnya.

Secara umum, PPDB 2021 masih sama dengan tahun sebelumnya yakni melalui jalur zonasi, afirmasi, perpindahan, serta prestasi. Namun, ada sejumlah perbedaan antara PPDB tahun ini dengan tahun sebelumnya.

“Perbedaan pertama, untuk ketua panitia PPDB di Jawa Barat adalah seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan di seluruh wilayah I sampai dengan XIII,” kata Dedi Supandi dalam keterangannya, dikutip Sabtu (29/05).

“Kita akan pantau Pelaksanaan PPDB dengan melaksanakan roadshow. Jika ada permasalahan kita akan langsung cepat mengambil langkah-langkah yang solutif,” sambungnya menjelaskan.

Kemudian, lanjut Dedi, perbedaan kedua adalah penyertaan sekolah swasta dalam proses pendaftaran PPDB 2021, peserta didik yang mendaftar PPDB 2021 harus memilih beberapa sekolah swasta.

“Peserta didik yang mendaftar PPDB 2021 harus memilih beberapa sekolah swasta.”

“Kami sampaikan evaluasi PPDB tahun kemarin, hanya 41,5% siswa SMP dan MTs di Jawa Barat yang diterima di sekolah negeri. Tahun ini saya harap sekolah swasta bisa masuk dalam sistem dan pola PPDB,” ungkapnya.

Selanjutnya, perbedaan ketiga, persyaratan PPDB 2021 adalah penyertaan nilai rapot, dengan melampirkan nilai rapot siswa dari mulai semester I sampai dengan V.

Sedangkan yang keempat adalah jalur masuk bagi siswa atau anak berkebutuhan khusus jika tahun lalu kuota Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) masuk dalam jalur zonasi, maka tahun ini kuota tersebut kita masukan dalam jalur afirmasi.

“Bagi siswa atau anak berkebutuhan khusus jika tahun lalu kuota ABK masuk dalam jalur zonasi, maka tahun ini kuota tersebut kita masukan dalam jalur afirmasi,” pungkasnya.