MUI Serukan Umat Islam Galang Dana Kemanusiaan bagi Palestina

Ketua Majelis Ulama Bidang Hubungan Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/ dok: Republika

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan prihatin atas penderitaan rakyat Palestina ditengah agresi yang dilancarkan militer Israel. Ketua Majelis Ulama Bidang Hubungan Luar Negeri dan Hubungan Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan MUI tentu memiliki peran dan tanggungjawab dalam menyikapi isu Palestina.

Adapun bentuk tanggungjawab yang dimaksudkan Sudarnoto, yakni MUI turut memastikan agar umat manusia bebas dari segala bentuk penindasan dan penjajahan.

“Sebagai majelis ulama di Indonesia, punya tanggung jawab memastikan adanya perlindungan bagi umat dari segala bentuk penindasan dan penjajahan,” kata Sudarnoto dalam konferensi daring bertajuk ‘Solidaritas Indonesia bagi Rakyat di Wilayah Pendudukan Israel atas Palestina’ yang diselenggarakan Majelis Taklim Hilful Fudhul (PublicVirtue.id, PSIPP ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Departement Falsafah dan Agama Universitas Paramadina, Kitabisa.com, dan AMAN-adat), Sabtu (22/5/2021).

Lebih jauh Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan, arah kebijakan MUI adalah Islam sebagai Islam yang berasa di jalan tengah, mewujudkan nilai-nilai keteladanan (Qudwah Hasanah), memberikan pelayanan dan perlindungan kepada umat (khidmah dan himayatul ummah), saling tolong menolong (taƔwun), adanya gerakan kemanusiaan (tansiqul harokah), kesamaan cara berfikir dan bertindak untuk visi kemanusiaan yang sama (taswiyatul manhaj), dan penyatuan umat (tauhidul ummah).

Untuk itu, ia menegaskan keberadaan ulama harus memberikan pelayanan sebaik-baiknya pada umat. Salah satunya mengamalkan nilai-nilai zakat sebagai filantropi untuk kemanusiaan, sebagai wujudnya.

Sudarnoto pun menjelaskan dana kemanusiaan yang dihimpun dari umat nantinya akan disalurkan kepada rakyat Palestina.

“Dana yang diterima ini seluruhnya akan disalurkan ke Palestina sebagai korban korban perang,” jelasnya.