Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Minta Pemkot Tangsel Proaktif Tangani Covid-19

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan, Zaky Anshori

MONITOR, Tangerang Selatan – Meningkatnya status zona merah di sejumlah kelurahan di Kota Tangerang Selatan harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 di Tangerang Selatan, lima kelurahan yang masuk dalam zona merah, diantaranya Serua, Rempoa, Serpong, Kedaung dan Cirendeu.

Sementara itu, ada sembilan kelurahan lainnya masuk zona kuning yaitu Jelupang, Muncul, Kademangan, Pamulang Timur, Sawah Baru, Pisangan, Pondok Betung, Pondok Karya dan Jurangmangu Barat.

Melihat kondisi ini, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan, Zaky Anshori, mengatakan Pemkot Tangsel harus terus waspada dan proaktif dalam memantau perkembangan peningkatan kasus tersebut.

“Inikan masih suasana hari raya Idul Fitri dan ada arus balik dari kampung, jadi Pemkot Tangsel sebaiknya proaktif melakukan pencegahan agar penyebaran dapat ditekan,” ujar Zaki dalam keterangannya, Sabtu (22/5/2021).

Menurut Zaki, hal ini merupakan momentum terbaik bagi pemimpin baru Tangsel untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka bekerja dengan cepat dan serius dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

“Semoga pemimpin baru Tangsel mampu membuktikan janjinya, mari kita dukung dan awasi bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Nasyiatul Aisyiyah Tangerang Selatan, Tsani Itsna Ariyanti, mengatakan Pemkot Tangsel harus aktif mendeteksi klaster-klaster baru penularan virus Corona, termasuk ancaman mutasi virus baru yang disebutkan sudah masuk ke Indonesia. Mengingat, mobilitas masyarakat sangat tinggi ditambah banyak perantau yang berdomisili di Tangsel.

“Ini tentu menjadi satu ancaman sangat serius bagi penanganan pandemi di Tangsel. Kami berharap Pemkot Tangsel lebih masif dalam melakukan testing dan tracing, terutama di kalangan perempuan dan anak,” imbuh Tsani.