Fadli Zon Sebut PM Israel Pantas Dijuluki ‘Penjahat Perang’

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon (dok: Goriau)

MONITOR, Jakarta – Ditengah desakan pemimpin dunia agar Israel menghentikan agresi militer ke Palestina, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu justru semakin berambisi untuk melanjutkan serangan ke jalur Gaza.

Netanyahu seakan tak peduli atas desakan sejumlah pemimpin negara di dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Bahkan Netanyahu menegaskan pihaknya yang diserang pertama kali.

“Israel masih di tengah-tengah operasi ini, masih belum berakhir dan operasi ini (serangan Gaza) akan berlanjut selama diperlukan,” kata Netanyahu, dikutip dari The Guardian.

“Pihak yang menanggung kesalahan atas konfrontasi ini bukanlah kami, melainkan mereka yang menyerang kami,” lanjutnya.

Pernyataan Netanyahu membuat politikus Gerindra, Fadli Zon, marah. Atas perbuatan kejinya itu, menurut Fadli Zon, Netanyahu sudah selayaknya pantas dijuluki sebagai ‘penjahat perang’.

Bahkan Ketua BKSAP DPR RI ini mendesak agar Netanyahu diseret ke pengadilan kriminal internasional atau ICC.

“Netanyahu ini sudah pantas mendapat predikat “Penjahat Perang” dan harus diseret ke International Criminal Court (ICC),” tandasnya, Senin (17/5/2021).